Berita :: GLOBALPLANET.news

Tampak mobil PBK di Kecamatan Ulu Musi yang tinggal bangkainya karena mengalami kerusakan dan belum diperbaiki, Kamis (21/12/2017). (Foto: Mael)

21 Desember 2017 12:37:48 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET.news - Kondisi armada Unit Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) di Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, sudah beberapa waktu terakhir ini tidak lagi dapat digunakan. Pasalnya, satu-satunya kendaraan untuk mengatasi bahaya kebakaran di kecamatan itu, sudah dalam kondisi rusak berat dan belum juga diperbaiki hingga saat ini.

Tentu saja, masyarakat di kecamatan yang beribukota Padang Tepong tersebut, merasa sangat khawatir jika sewaktu-waktu terjadi bencana kebakaran dalam wilayah kecamatan tersebut. Karena kendaraan untuk melakukan pemadam kebakaran tidak lagi dapat difungsikan.

"Kami selaku masyarakat sangat kuatir, kalau seandainya terjadi kebakaran yang cukup besar, pakai apa kami memadamkannya, bisa-bisa nyawa kami yang melayang," ungkap Darul Qutni, salah seorang warga di Kecamatan Ulu Musi, saat dibincangi GLOBALPLANET.news, Kamis (21/12/2017).

Menurut Darul, sebagai kecamatan yang cukup jauh dari Ibukota kabupaten, Kecamatan Ulu Musi sangat memerlukan kendaraan PBK yang benar-benar bisa difungsikan. 

"Bukan kendaraan pemadam yang sudah jadi bangkai seperti ini. Karena itu, kami minta Pemkab Empat Lawang, dapat memahami keluhan dan kekuatiran kami ini," harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang, M Taufik saat dikonfirmasi, tak menampik rusaknya kendaraan PBK di Kecamatan Ulu Musi tersebut. Diapun mengaku, sudah mendapat laporan dari Camat Ulu Musi, terkait tentang kerusakan armada kebakaran di kecamatan itu.

"Iya, sudah kita ketahui kondisinya. Camatnya sudah memberitahukan itu langsung ke kita," jelas Taufik.

Diapun memaparkan, saat ini Kabupaten Empat Lawang hanya memiliki enam armada PBK yang tersebar di beberapa kecamatan termasuk di Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi. Dari enam armada tersebut, kondisinya memang diakui dalam keadaan bermacam-macam, bahkan ada yang benar-benar sudah tidak lagi dapat digunakan. 

"Enam armada kita, antara lain di Kecamatan Tinggi ada dua unit, di Kecamatan Pendopo, Muara Pinang, Pasemah Air Keruh (Paiker) dan Ulu Musi, masing-masing satu unit. Keenamnya, macam-macam kondisinya, ada yang 80 persen bagus, 60 persen bagus dan bahkan ada yang sudah benar-benar tidak bisa lagi dipakai, termasuk di Kecamatan Tebing Tinggi satu unit dan di Padang Tepong," akunya.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan kondisi anggaran yang dimiliki BPBD Empat Lawang, perbaikan dan pemeliharaan kendaraan PBK, diakuinya cukup terkendala. Karena itu, pihaknya berupaya akan melakukan perbaikan pada kendaraan itu pada tahun anggaran 2018 mendatang.

"Memang seharusnya perbaikan dilakukan per tiga bulan. Tapi, ya itu tadi, kita perbaiki bagian ini misalnya, besoknya rusak di bagian lain. Ini artinya, kondisi armada kita memang sudah banyak kerusakannya," pungkasnya. 
 

Reporter : Mael Editor : Amizon 793