Berita :: GLOBALPLANET.news

10 Oktober 2020 12:12:30 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Sampai saat ini jumlah pelajar yang sudah diamankan di Mapolrestabes Palembang berjumlah 43 orang, mereka diamankan karena ikut-ikutan demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, di halaman kantor Gubernur Sumsel pada Jumat (09/10/2020).

Pelajar yang diamankan, semuanya mengisi formulir data pribadi, diambil Sidik jari dan difoto oleh tim identifikasi Polrestabes Palembang.

Dari 43 pelajar yang diamankan tersebut terdapat 2 pelajar wanita. semuanya ditangkap karena diduga akan ikut melakukan demo karena ajakan melalui media sosial. Dan ada yang di amankan petugas lantaran dalam mengikuti aksi demo sempat berteriak dan berucap "bakar dengan bom molotov" dan kedapatan membawa semprotan berisi cabe. 

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Wakapolrestabes Palembang, AKBP Andes Purwanti didampingi Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan ada 43 pelajar kembali diamankan. "Mereka diamankan karena ikut ikutan berdemo dan mengaku terpancing dengan ajakan demo melalui media sosial," kata Andes Purwanti.

Sementara, di aula Polretabes Palembang masih terdapat ratusan pelajar yang diamankan hasil tangkapan selama 3 hari ini. Dan diramaikan oleh orang tua atau keluarga yang datang membesuk hanya sekedar mengantarkan makanan dan melihat kondisi anak mereka.

"Semoga cepat dilepaskan kembali, anak saya mengaku diajak temannya saja, tidak tau apa -apa," ujar umi ibu salah satu pelajar.

Reporter : Teddy Editor : M.Rohali 114