Berita :: GLOBALPLANET.news

Korban Ersa Fatma saat melapor ke Polresta Palembang. (Foto: Ist)

16 Oktober 2020 16:49:26 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Modus Pencurian sepeda motor (Curanmor) dengan berpura-pura meminjam semakin marak di Kota Palembang. Kali ini menimpa seorang pedagang minuman, Ersa Fatma (21) warga Jalan Dipo, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang.

Dengan modus berpura-pura meminjam sepeda motor korban lalu motor korban dibawa kabur, sehingga korban kehilangan sepeda motor jenis honda beat BG 4373 ABK tahun 2017 warna merah putih.

Kejadian bermula saat pelaku mendatangi warung minuman korban di Kawasan Poligon, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Jumat (16/10/2020) sekira pukul 11.30 WIB.

"Datang seorang laki-laki dan berpura-pura akan membeli banyak minuman saya. dengan alasan ada acara di rumahnya," kata korban.

Lalu, korban diberikan alamat sebuah rumah di Jalan Palem Raja, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, "Saya mendatangi alamat itu sendirian dengan menggunakan motor. Dengan maksud meminta uang pembelian minuman," jelasnya.

Dan setibanya disana saya melihat pelaku seperti mengobrol dengan orang disana, setelah saya mendekat pelaku tiba-tiba ditelpon istrinya. "Pelaku mengatakan kepada saya kalau yang telpon itu istrinya, dan dia ingin mengambil uang dengan istrinya tidak jauh dari TKP. Pelaku kemudian meminjam motor saya, saya percaya meminjamkan motor lantaran pelaku seperti akrab dengan orang di sana," ungkapnya.

Setelah meminjamkan motor miliknya pelaku tidak kunjung datang. "Saya mencoba bertanya kepada orang yang mengobrol dengan pelaku tadi. Namun orang tersebut juga tidak kenal dengan pelaku, orang itu mengatakan pelaku hanya menanya-nanya saja mengenai rumah di sini," bebernya.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan penggelapan sepeda motor yang dialami korban. "Laporan sudah diterima selanjutnya laporan akan ditindaklanjuti ke Unit Reskrim," katanya.

Reporter : A Teddy Kusuma Editor : M.Rohali 150