Berita :: GLOBALPLANET.news

Plt Kepala Dinas Perikanan Muba Hendra Tris Tomy bersama masyarakat saat menebar benih ikan di Danau Siarak. (Foto: A Diansyah).

18 Oktober 2020 13:27:08 WIB

MUBA, GLOBALPLANET.news - Kelestarian lingkungan dan ekosistem Danau Siarak Desa Tanah Abang Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan terus dijaga.

Usai dibersihkan, danau yang masuk nominasi Wisata Air Ter- Favorite di ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI itu ditebar 60.000 ribu bibit ikan.

"Sebelumnya, Danau Siarak ini dibersihkan gulmanya oleh masyarakat terdampak COVID-19 menggunakan Dana Intensif Daerah (DID) tahap II," ujar Plt Kepala Dinas Perikanan Muba, Hendra Tris Tomy.

Selanjutnya, sambung dia, dilakukan penebaran benih ikan. Sebab, saat banyak gulma, ikan di Danau Siarak banyak imigrasi atau mati karena kekurangan oksigen.

"Kita bekerjasama dengan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Jambi untuk penebaran bibit ikan. Hari ini di Danau Siarak kita tebar 60.000 ribu benih ikan air tawar," kata dia. Seraya menambahkan kegiatan ini sebagai bagian menjaga kelestaeian lingkungan dan ekosistem Danau Siarak.

Selain Danau Siarak, lanjut Tomy, penyebaran benih ikan juga akan dilakukan di dua dana lainnya di Kabupaten Muba yakni Danau Cala di Kecamatan Lais dan Danau Ulak Lia di Kecamatan Sekayu.

"Untuk Danau Cala akan kita tebar 40.000 ribu benih ikan. Untuk Danau Ulak Lia itu bantuan dari BPBAT Jambi dan kita juga berkoordinasi dengan Dispopar Muba, karena Danau Ulak Lia itu masuk dalam kawasan pariwisata," beber dia.

Lebih lanjut Tomy mengatakan, ikan yang disebar merupakan ikan jenis air tawar dan bukan ikan predator atau invasif. "Ikan yang disebar ini merupakan ikan konsumsi, bukan ikan predator atau invasif. Kita sudah ada aturannya. Kita berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadikan Danau Siarak menjadi lebih lestari," tandas dia.

Reporter : A Diansyah Editor : amarullah 144