Berita :: GLOBALPLANET.news

Proses pengambilan sumpah dua anggota PAW DPRD kabupaten PALI oleh ketua DPRD Kabupaten PALI. (Foto: Eko Jurianto).

09 November 2020 16:50:00 WIB

PALI, GLOBALPLANET.news - Dua anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) resmi diambil sumpahnya sebagai wakil rakyat, Senin (9/11/2020). Keduanya yakni Agustian Syaputra dari partai Demokrat dan Rommy Suryadi dari PAN yang menggantikan Devi Harianto dan Darmadi Suhaimi, yang merupakan paslon di Pilkada PALI.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu digelar DPRD Kabupaten PALI melalui rapat paripurna ke XIV, Senin (9/11/2020) di ruang rapat paripurna DPRD PALI yang dihadiri Plt Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony, Kapolres PALI, ketua KPU PALI, Bawaslu dan sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkup Pemkab PALI. 

Proses pelantikan sendiri dilakukan ketua DPRD PALI H Asri AG dengan disaksikan 18 orang anggota Dewan dari 23 anggota dewan yang ada serta seluruh yang hadir. Proses pelantikan juga tetap menerapkan protokol kesehatan untuk hindari penyebaran covid-19. 

"Berdasarkan SK Gubernur Sumatera Selatan nomor 592/kpts/I/2020 tentang peresmian Rommy Suryadi sebagai anggota DPRD PALI masa jabatan 2019-2014 menggantikan Darmadi Suhaimi dari PAN yang mengundurkan diri karena maju sebagai Cawabup PALI. Dan SK nomor 593/kpts/I/2020 peresmian Agustian Syaputra menjadi anggota DPRD PALI menggantikan Devi Haryanto dari partai Demokrat yang mengundurkan diri karena maju pada Pilkada sebagai Cabup PALI," jelas H Asri AG.

Ketua DPRD PALI juga berpesan bahwa sumpah jabatan itu akan dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan Yang Maha Esa. "Jabatan ini juga amanah yang harus diemban dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat serta menyerap aspirasi masyarakat," pesannya. 

Sementara itu, Plt Bupati PALI, Ferdian Andreas Lacony, mengatakan, agar anggota dewan yang baru saja dilantik tetap jalankan tugas sebagai anggota DPRD dengan penuh amanah.

"PAW merupakan proses politik yang harus dilakukan sebagai upaya pemenuhan kelengkapan DPRD, karena diketahui ada dua anggota dewan harus mengundurkan diri terkait Pilkada," kata dia.

Lebih lanjut Ferdian menuturkan, PAW juga dilakukan agar anggota DPRD bisa optimal dalam menjalankan tugas dan untuk berkolaborasi serta kedepan hubungan antara legislatif dan eksekutif bisa lebih baik. 

"Sebab Kemajuan suatu daerah bisa dilaksanakan secara optimal kalau kita saling bersatu, bergotong royong dan bersinergi serta saling bergandengan tangan satu tujuan untuk membangun kabupaten ini," tandas dia.

Reporter : Eko Jurianto Editor : amarullah 262