Berita :: GLOBALPLANET.news

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OI, Drs Ambonelson. (Foto: Muslandik)

27 Desember 2017 16:34:19 WIB

OI, GLOBALPLANET.news - Dari hasil identifikasi yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir (OI) dalam beberapa bulan terakhir, terdapat sekitar 60 cagar budaya yang tersebar dalam wilayah Kabupaten OI.

"Dari semua cagar budaya yang terdata itu, ada yang harus segera diangkat untuk dilestarikan. Kita sudah bekerjasama dengan pihak Dinas Pariwisata, untuk mengangkat dan mempromosikannya," kata Drs Ambonelson, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OI, Rabu (27/12/2017).

Misalnya, kata Ambonelson, Kantor Camat Tanjung raja yang bangunannya merupakan peninggalan Belanda, dan rencananya bakal dijadikan musium. "Jika itu direalisasikan, artinya Pemkab OI harus membangun gedung baru untuk Kantor Camat itu," ujarnya.

Dia menambahkan, pada tahun 2018 nanti, pihaknya akan terus berupaya untuk melestarikan budaya dengan cara terus menggali cagar budaya yang ada di OI, untuk diangkat kepermukaan dari yang selama ini terbenam dan tak terdata.

"Mudah-mudahan dengan sudah dilakukan pendataan terhadap budaya,  cagar budaya yang ada akan diketahui. Karena OI juga kaya akan cagar budaya dan peninggalan bersejarah yang harus dilestarikan," tuturnya.

Menurutnya, tidak ada kata terlambat untuk mengangkat, menggali dan melestarikan kebudayaan di Kabupaten OI. Karena selama ini pendataan tersebut memang belum dilakukan, dan baru sekarang setelah Bidang Kebudayaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OI di defenitifkan, identifikasi cagar budaya baru dilakukan. 

"Bidang kebudayaan ini kan baru terbentuk di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,  maka langkah awal kami melakukan pendataan terhadap cagar budaya yang ada di OI,"  pungkasnya.

Reporter : Muslandik Editor : Amizon 635