Berita :: GLOBALPLANET.news

Drs Listyo Sigit Prabowo M.Si. (Foto: Ist)

13 Januari 2021 14:06:13 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET. - Presiden Joko Widodo mengajukan calon tunggal Kapolri yakni Komjen Listyo Sigit Prabowo. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menerima surat presiden (Surpres) yang isinya terkait itu.

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menilai sosok Kabareskrim Polri itu memiliki prestasi di atas rata-rata. Meski demikian, kata Aziz, terkait rekam jejaknya Azis menyebut setiap pihak pasti memiliki penilaian tersendiri.

"Secara prestasi, tentu di atas rata-rata, beliau (Listyo Sigit Prabowo) sudah menduduki posisi di Kabareskrim. Nanti masalah track record tentu masing-masing kita punya penilaian masing-masing," kata Azis kepada wartawan di Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (13/1).

Menurut Azis, terkait pro dan kontra sosok calon Kapolri Listyo Sigit Prabowo itu adalah biasa. Selagi ia cakap dan mampu memanajemen Korps Bhayangkara sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

"Sehingga Polri di bawah kepemimpinan Pak Sigit tentu bisa bersikap secara profesional, dapat mengayomi masyarakat dan merasa terlindungi bagi masyarakat. Pesan saya, secara UU 2/2002, bagaimana membentuk profesionalitas dari pada institusi Polri dalam mengayomi dan melindungi masyarakat dengan proporsional yang ideal. Ini yang perlu dilakukan, sehingga proses-proses yang pro dan kontra ini bisa terjawab dengan prestasi yang akan diukir," demikian Azis Syamsuddin.

Ketua DPR RI Puan Maharani sebelumnya telah resmi menerima Surat Presiden (Surpres) perihal usulan calon Kapolri yang akan dilakukan uji kepatutan dan kelayakan di DPR RI. Calon Kapolri tunggal yang diajukan Presiden Jokowi adalah Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. "Pada hari ini bahwa Surpres telah kami terima dari bapak Presiden yang mana bapak presiden menyampaikan usulan pejabat Kapolri yang akan datang dengan nama tunggal yaitu Bapak Drs Listyo Sigit Prabowo M.Si yang saat ini menjabat Kabareskrim Polri," kata Puan kepada wartawan di gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (13/1) dikutip dari RMOL.

Reporter : Globalplanet Editor : Erik Oktasubadra 62