Berita :: GLOBALPLANET.news

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP Ribka Tjiptaning. (Foto: ist)

14 Januari 2021 08:27:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP Ribka Tjiptaning tengah menjadi sorotan usai pernyataannya yang menolak divaksinasi COVID-19, dia menyampaikan itu dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI kemarin. Atas pernyataannya itu Ribka Tjiptaning mengaku sempat ditegur Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Dalam rekaman video yang Viral, Ribka mengatakan, tidak mau divaksinasi COVID-19. Ribka Tjiptaning bahkan mengatakan lebih baik dikenai sanksi daripada menerima vaksin Corona.

"Saya tetap tidak mau divaksin (Corona) maupun sampai yang 63 tahun bisa divaksin. Saya udah 63 nih, mau semua usia boleh, tetap, di sana pun hidup di DKI semua anak-cucu saya dapat sanksi Rp 5 juta, mending gue bayar, mau jual mobil, kek," kata Ribka dalam rapat kerja (raker) Komisi IX bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/1) kemarin.

Terkait pernyataannya itu dirinya sebagai kader PDIP tentu ditegur oleh pimpinan partai.

“Jadi cuma Tjiptaning yang menolak vaksin. Nah, saya partai pemerintah. Jadi Pak Hasto marah-marah sama sayalah. Tapi ya itu sih risiko ya," kata Ribka Tjiptaning di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2021) dikutip dari Detikcom.

Menurut Ribka Tjiptaning, latar belakangnya sebagai dokter menjadi landasan atas pilihannya menolak vaksinasi COVID-19. Ia mengaku latar belakangnya itu membuat dirinya tidak akan mudah menerima sesuatu apa pun terkait kesehatan.

"Kalau saya sih berdasarkan pengalaman ya. Waktu aku Ketua Komisi IX kan aku paparin. Makanya di wartawan kan kalau ini jangan sepenggal-sepenggal. Jadi orang salah persepsi,” ungakapnya.

Dirinya yang mempunyai latar belakang sebagai dokter tentunya tentunya sudah memegang sumpah dokter yakni melindungi pasien, apalagi sekarang sebagai wakil rakyat, maka harus melindungi rakyatnya.

"Jadi apa-apa juga, kalau tentang kesehatan, aku tidak gampang terima," sambungnya.

Ribka Tjiptaning kemudian bercerita saat dirinya menjadi Ketua Komisi IX DPR RI. Dia bercerita soal vaksin flu burung.

"Waktu Ketua Komisi (IX), aku (vaksin) flu burung tidak terima. Saya tidak mau menandatangani 493 miliar waktu Siti Fadillah," ujar Ribka Tjiptaning.

Reporter : GlobalPlanet Editor : M.Rohali 169