Berita :: GLOBALPLANET.news

Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi, Achmad Yurianto saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: Rachmad Kurniawan).

15 Januari 2021 18:58:54 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan pemantauan secara langsung terhadap proses distribusi vaksin tahap pertama di Provinsi Sumatera Selatan. Pemantauan itu dilakukan oleh Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi, Achmad Yurianto.

"Pelaksanaan distribusi harus sesuai prosedur, sehingga mutu vaksin tetap terjaga. Termasuk soal penyimpanan vaksin yang harus berada di suhu 2-8 derajat. Rantai dingin distribusi inilah yang harus diperhatikan, jika sempat di luar suhu 2-8 derajat dikhawatirkan vaksin akan rusak,” katanya, usai meninjau proses vaksinasi dan distribusi vaksin di Kota Palembang, Jumat (15/1/2021).

Orang yang sebelumnya selalu mengumumkan perkembangan kasus COVID-19 di tanah air ini mengatakan, kuota vaksin di Kota Palembang tahap pertama sebanyak 23.600 dosis dan diprioritaskan untuk pejabat publik, tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik. Sedangkan bagi masyarakat rentan dan lainnya.

"Dijadwalkan vaksinasi pada tahap selanjutnya yaitu periode April 2021 sampai Maret 2022,” katanya.

Pemerintah Pusat telah mengumumkan sebelumnya hasil dari uji klinis hanya mampu meningkatkan imunitas sebesar 65 persen. Dengan penyuntikkan sebanyak dua kali maka akan dapat memberikan booster pada imun tubuh hingga 90 persen. 

"Bagi yang sudah disuntik akan diingatkan lagi melalui bahwa 14 hari kemudian harus kembali di vaksin. Ini juga disampaikan melalui SMS Blast," jelasnya. 

 

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : amarullah 132