Berita :: GLOBALPLANET.news

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin didampingi Sekda Muba Apriyadi saat meninjau jalan penghubung desa di Desa Berorejo Timur Kecamatan Tungkal Jaya. (Foto: Amarullah Diansyah)

16 Januari 2021 15:27:13 WIB

MUBA, GLOBALPLANET. - Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin berjanji menyelesaikan pembangunan jalan penghubung 4 desa di Kecamatan Tungkal Jaya yakni Jalan Desa Beji Mulyo-Berojaya Timur-Margo Mulyo-Pandan Sari.

Janji tersebut disampaikan orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini dihadapan ratusan warga Tungkal Jaya saat melakukan peninjauan jalan sekaligus menghadiri acara HUT Kecamatan Tungkal Jaya di Desa Berojaya Timur, Sabtu (16/1/2020).

"Kita mulai melakukan peningkatan perbaikan jalan sejak 2017 hingga 2020. Nah, tahun ini (2021) jalan penghubung empat desa ini kita selesaikan," ujar Dodi.

Panjang jalan penghubung di 4 desa tersebut yakni 23 Km, dimana peningkatan perbaikan secara bertahap dengan menggunakan konstruksi cor beton yang kualitasnya menyamai jalan tol.

Agar kondisi jalan tetap baik, sambung Dodi, pihaknya akan memperketat tonase kendaraan yang melintas, terutama kendaraan milik perusahaan perkebunan.

"Kita dengan forkompimcam akan menerapkan pembatasan terhadap kendaraan besar milik perusahaan. Boleh melintas, namun dengan pembatasan, sehingga lewat di jalan kabupaten ini tidak merusak," beber dia.

Sementara, Kepala Dinas PU PR Muba, Herman Mayori, mengatakan, tahun lalu pihaknya telah melakukan penigkatan dan perbaikan di jalan penghubung 4 desa tersebut sepanjang 4 Km.

"Total panjang jalan penghubung 4 desa itu 23 Km, tahun 2020 lalu kita lakukan perbaikan 4 Km dengan rincian, 1,6 Km cor beton dan 2,4 Km hot mix," kata dia.

Lebih lanjut Herman mengatakan, untuk 2021 ini peningkatan dan perbaikan kembali dilakukan hingga tuntas. "Kita selsai semua, tetap sama ada kombinasi dalam pembangunan yakni ada yang cor beton dan ada yang aspal hot mix," jelas dia.

Mengenai banyaknya kendaraan perusahaan yang melintas dengan melebihi tonase, Herman menuturkan, pihaknya segera mengeluarkan aturan pembatasan tonase, terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Kita upayakan ada pembatasan. Memang di dalam banyak perusahaan perkebunan yang rata-rata kendaraannya melebihi tonase jalan kabupaten. Kita tidak melarang melintas, namun kita hanya membatasi tonase," tandas dia.

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : Erik Oktasubadra 181