Berita :: GLOBALPLANET.news

Dandim 0402 OKI, Letkol CZI Zamroni saat menjalani suntik vaksin Sinovac.

18 Januari 2021 15:49:28 WIB

OKI, GLOBALPLANET.news - Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten OKI dimulai, pada tahap pertama ini sebanyak 3.202 tenaga kesehatan dilakukan penyuntikan vaksin.

Selain itu, sejumlah pejabat dan unsur Forkompimda juga turut serta melakukan vaksinasi, di RSUD Kayuagung, Senin (18/1/2021).

Namun dalam pelaksanaan vaksinasi tahap pertama ini Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE yang direncanakan divaksin pertama kali, batal disuntik vaksin Sinovac karena tidakk memenuhi syarat untuk divaksin.

"Saya sangat siap (divaksin), dari rumah saya pakai baju lengan pendek, kenapa pakai baju lengan pendek, karena siap divaksin," kata Iskandar saat di screening oleh petugas vaksinator di meja 2.

Iskandar dinyatakan tidak layak menerima vaksin setelah dilakukan cek tensi darah dan menjawab 13 pertanyaan yang diberikan petugas untuk memenuhi syarat vaksin. 

Iskandar sempat tidak percaya dengan hasil tensi darah oleh petugas. Dia pun beberapa kali meminta untuk di tensi ulang.

“Saya sedikit kecewa tidak bisa divaksin dalam kesempatan ini, walau beberapa kali melakukan tensi darah petugas medis tidak merekomendasikan saya untuk divaksin” ujarnya kepada awak media.

Meski belum layak menerima vaksin Iskandar mengingatkan warga OKI untuk tidak takut disuntik vaksin.

"Tidak usah khawatir, jangan takut divaksin. Vaksin sudah mendapat uji kelayakan dari BPPOM dan sertifikat Halal dari MUI. Kita juga menyiapkan 185 vaksinator terlatih untuk melaksanakan tugas di seluruh puskesmas, di seluruh rumah sakit," imbuhnya.

Petugas vaksinator, Dr Rani, mengatakan, tidak dilakukannya penyuntikan vaksin terhadap Bupati OKI karena tensi darah yang tinggi.

"Tensi darah Bapak 183/108 sementara tegangan darah yang disyaratkan harus dibawah ≥ 140/90 maka kami tidak merekomendasi Bapak untuk di vaksinasi," kata dia.

Meski Bupati OKI gagal divaksin, Dandim 0402 OKI, Letkol CZI Zamroni, Kajari OKI Ari Bintang Prakosa Sejati dan Sekretaris Muhamaddyah OKI, Fisli Hartono tetap melakukan vaksinasi.

Setelah di observasi selama 30 menit Dandim Zamroni mengungkap tidak merasakan efek setelah divaksin. “Rasanya biasa saja, saya aman dan sehat setelah divaksin” ujar Dandim.

Sementara Kajari OKI, Ari Bintang meyakinkan masyarakat untuk melakukan vaksinasi, 

“Saya yakin pemerintah ingin yang terbaik bagi kita semua. Tentu kita harus menyaring berbagai informasi-informasi yang ada," tandas dia.

Reporter : Eko Saputra Editor : amarullah 394