Berita :: GLOBALPLANET.news

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan (DLHK) ota Palembang Alex Fernandus. (Foto: Rachmad).

04 Februari 2021 17:33:55 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Pemerintah Kota Palembang memasang target pengurangan sampah sebesar 20 persen di tahun ini.

Dari catatan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, pengangkatan sampah mencapai 1.200 ton per hari. Berbagai sampah yang diangkut oleh pihak DLHK mulai dari sampah plastik, makanan, bahkan sampah rumah tangga.

"Untuk mengurangi penumpukan sampah di Palembang, pihaknya menggunakan dua metode, yakni penanganan dan pengurangan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, Alex Fernandus, ketika dikonfirmasi, Kamis (4/2/2021). 

Untuk metode penanganan, dilakukan pengangkutan sampah mulai dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) hingga ke Tempat Pembuatan Akhir (TPA). Sedangkan untuk pengurangan, pihaknya melakukan metode 3R yakni Reuse, Reduce, dan Recycle. 

"Untuk mengelola sampah tersebut, kami sempat memiliki teknologi pengelolaan sampah. Dimana menjadikan sampah menjadi gas metan sebagai tenaga untuk pembangkit listrik," kata dia.

"Hanya saja, suplai gas metan yang tidak memenuhi sehingga teknologi tersebut tidak dapat kembali dijalankan. Saat ini, sudah ada teknologi pengganti gas metan dari pihak ketiga, namun belum dilakukan penyerahan aset sehingga belum dapat digunakan, " tuturnya. 

Setiap tahun DLHK menargetkan produksi sampah di Kota Palembanh terus berkurang sehingga bisa melebihi target tahun 2025 yakni pengurangan sampah mencapai 30 persen sesuai Kebijakan Strategi Nasional dan Daerah. 

"Saat ini juga beberapa kebijakan untuk pengurangan sampah di Palembang salah satunya retribusi untuk para restoran dan rumah makan. Ini nantinya akan dibahas kembali untuk mengoptimalkan," tutupnya. 

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : amarullah 128