loader

Korban Arisan Online Ramai-Ramai Lapor Polisi

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Korban Tt (19) dan Ul (24) mewakili teman temannya mengatakan, kedatangan mereka untuk melaporkan penipuan arisan online. Sebab pelaku diduga telah menipu para korban karena uang arisan ditahan terhitung sejak November 2020 lalu.

"Kalau saya pribadi dan teman-teman atau member lainya sudah sejak bulan November sampai hari ini tidak terima uang arisan. Kalau ditotal kerugian kasarnya hampir Rp1,4 Miliar dari korban yang perkiraan 180 dari 300 orang," ujar Ul usai membuat laporan.

Dalam perekrutan peserta arisan online, UI mengatakan, dilakukan pelaku dengan promosi di media sosial menggunakan selebram, setelah viral membuat arisan tersebut terkenal dan banyak peserta.

"Karena posting tersebut kami mau mengikutinya dikabarkan juga kalau ada Selebgram pun ikut tertipu oleh terlapor menjadi korban hingga puluhan juta rupiah," kata dia.

"Kami pun sangat tertarik dengan postingannya sehingga kami pun ikut arisan tersebut, bukan kami saja menjadi korban ada juga Selebgram palembang tersebut menjadi korban hingga puluhan juta," ungkapnya.

Karena tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah, dirinya bersama korban lain mengadukan permasalahan tersebut ke pihak kepolisian. Dimana para korban meminta pelaku melinaskan uang arisan dan pelaku harus meminta maaf secara terbuka.

"Kami sudah telanjur sakit hati meminta kepada owner arisan agar meminta maaf secara publik, tidak hanya pribadi. Kedua agar melunaskan uang arisan bagaimana pun cara kami tetap tunggu," tandas dia.

Share

Ads