Berita :: GLOBALPLANET.news

Bupati Lahat Cik Ujang. (Foto: Ferry Andika)

18 Februari 2021 10:27:00 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET. - Majunya perkembangan zaman rupanya kian mengikis nilai budaya di Kabupaten Lahat. Salah satunya soal bahasa. Saat ini kawula muda di Kabupaten Lahat, khususnya di Kota Lahat terpantau mulai meninggalkan bahasa ibu (daerah) yang seharusnya jadi warisan.

Untuk itu, disetiap kesempatan Bupati Lahat, Cik Ujang SH selalu mengingatkan seluruh warga Lahat kembali membudayakan bahasa daerah. Desa atau jalan yang namanya sudah berubah bahasa, dikembalikan ke bahasa semula.

"Seperti Desa Paye, orang sekarang menyebutnya Desa Payo. Itu menyebutnya harus Desa Paye, jangan dirubah, itu bahasa daerah kita," kata Cik Ujang, Kamis (18/2/2021).

Selain itu, Bupati Lahat juga menginginkan hotel, rumah makan, tempat pariwisata juga menyetel/memutar lagu daerah khas Lahat, bukan melulu memutar lagu pop/orgen tunggal.

"Budaya daerah ini harus kita wariskan, jangan sampai nanti anak cucu kita malah tidak tahu lagi berbahasa daerah, tidak tahu lagi budaya asli Kabupaten Lahat," tegasnya. 

Reporter : Ferry Andika Editor : Erik Oktasubadra 159