Berita :: GLOBALPLANET.news

Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru. (Foto: Ist)

20 Februari 2021 21:22:13 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET. - Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menilai angka kemiskinan Sumsel bukan berarti pengeluaran penduduk lebih besar ketimbang pendapatan.

Berdasarkan rilis BPS Sumsel angka kemiskinan Provinsi Sumatra Selatan naik dari 12,56 persen menjadi 12,98 persen di tahun 2020. Membuat Provinsi Sumsel menduduki peringkat 10 Indonesia sebagai Provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi dan peringkat ke 3 tertinggi di Pulau Sumatra. 

"Yang harus kita ketahui angka yang dirilis untuk Provinsi adalah kumulatif dari semua Kabupaten/ Kota. Justru ini jadi navigasi kita untuk membantu Kabupaten/ Kota, apa yang terdampak. Makanya ini harus di zooming lagi di Kabupaten/ Kota," kata Deru usai mendampingi Menhub Kunker, Sabtu (20/2/2021). 

Ia menegaskan angka Provinsi itu merupakan kumulatif dari semua Kabupaten/ Kota. Sehingga penghitungannya pun bukan hanya dari pengeluaran dan pendapatan saja, namun, dari sisi base commodity penduduk suatu daerah. "Ada yang dia adalah daerah penghasil beras dan daerahnya mampu tapi warga/penduduknya hobi makan ubi karena memang sudah terbiasa, jadi jangan kaitkan dengan kemiskinan atau kita tidak mampu," tegas dia. 

Sebenarnya tidak meningkat, bahkan ia mengklaim jika dilihat dan dibandingkan jumlah di tahun-tahun sebelumnya angka itu turun. "Buka datanya jangan dari tahun 2020, tapi tahun-tahun sebelumnya justru itu turun, kalau kita lihat angka sebelumnya," tutupnya. 

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Erik Oktasubadra 292