Berita :: GLOBALPLANET.news

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi. (Foto: Andika Pratama)

22 Februari 2021 12:56:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET. - Pasca Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dan 11 anggotanya diduga terkait narkoba, Polda Sumsel menggelar tes urine secara mendadak. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kasus penyalahgunaan narkoba.

Sebanyak 130 personil Direktorat Samapta mengikuti tes urine dilakukan di klinik kesehatan Polda Sumsel di Jalan Sudirman Kecamatan Kemuning, Senin (22/2/2021).

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, tes urine dilakukan menindaklanjuti himbauan Kapolri tentang keterlibatan anggota terhadap narkoba. 

Tes urine dilakukan secara acak sehingga anggota pun tidak dapat menghindar. Dia menambahkan, tidak menutup kemungkinan besok atau lusa akan dilakukan tes urine kepada satker lainya. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah seluruh jajaran anggota Polda Sumsel dan jajaran tidak terlibat narkoba.

"Untuk mengantisipasi agar anggota Polda Sumsel dan jajaran tidak terlibat narkoba," tegasnya.

Masih Supardi, bila masih ada anggota terlibat narkoba apa lagi tes urinenya dinyatakan positif hanya ada dua pilihan, satu di pidanakan satu lagi di berupa Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH). Hal itu sendiri sudah tegas dijelaskan Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri.

"Jadi apabila anggota masih terlibat narkoba apa lagi tes urinenya positif hanya ada dua pilihan di pidana atau di PTDH kan," tegasnya.

Sementara untuk hasil tes urine hari ini sendiri yang dilakukan oleh Polda Sumsel hasilnya baru akan diketahui petang nanti.

Reporter : Globalplanet Editor : Erik Oktasubadra 130