Berita :: GLOBALPLANET.news

Ketua GAPKI Sumsel, Alex Sugiarto. (Foto: Rachmad)

22 Februari 2021 18:02:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumatra Selatan menargetkan semua perusahaan anggotanya sudah tersertifikasi dari Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) ditahun ini.

ISPO adalah suatu kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementrian Pertanian untuk meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar dunia.

"Saat ini sudah 33 dari 75 anggota GAPKI Sumsel yang sudah tersertifikasi ISPO. Tahun ini kita target semua anggota sudah ISPO,” kata Ketua GAPKI Sumsel, Alex Sugiarto usai menjadi narasumber dalam seminar nasional, Senin (22/2/2021).

Menurutnya, ketika perusahaan ikut ISPO artinya semua sudah sustainable termasuk produk-produk yang dihasilkan oleh anggota GAPKI Sumsel.

“Prinsip dan kriteria perusahaan kelapa sawit yang hendak mendaftarkan sebagai ISPO ada 7 hal yakni, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, penerapan praktik perkebunan yang baik, pengelolaan lingkungan hidup SDA, tanggung jawab ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Kemudian, Lanjut Alex, tanggung jawab sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, penerapan transparansi dan peningkatan usaha secara berkelanjutan. “Tujuan sertifikasi ISPO sendiri tercantum dalam Perpres nomor 44 tahun 2020," terangnya.

Lanjut Alex, menanggapi isu negatif yang terus menyerang industri andalan Indonesia ini. Ia menegaskan semua mitos yang digencarkan oleh pihak yang membenci kelapa sawit tidak pernah benar.

"Kelapa sawit telah membantu mensejahterakan pekebun, petani plasma di Muba dan OKI. Selain itu industri kelapa sawit juga membantu menyerap 16 juta pekerja secara nasional, " tutupnya.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : M.Rohali 190