loader

Antisipasi Banjir Jakarta, Pemerintah Targetkan Bendungan Ciawi Tuntas Akhir 2021

Foto

BOGOR, GLOBALPLANET.news - "Bendungan akan difungsikan sebagai penahan air. Kami melakukan kunjungan ini untuk mengawal pembangunan dan mendiskusikan penyelesaian dari kendala yang ada," ujar Asisten Deputi (Asdep) Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air, Rahman Hidayat, saat mengunjungi proyek Bendungan Ciawi, Bogor, Rabu (24/2/2021). 

Kata dia, berbeda dengan bendungan lainnya, Bendungan Ciawi merupakan bendungan kering atau dikenal sebagai dry dam dan menjadi yang pertama dibangun di Indonesia. 

Proyek yang dikelola oleh BBWS Ciliwung-Cisadane dan dibangun oleh PT Brantas Abipraya bersama PT Sacna tersebut dimulai sejak tanggal 2 Desember 2016 dan masih dalam proses pembangunan. 

Disebutkan, hingga Februari 2021, proses konstruksi Bendungan Ciawi telah mencapai angka 81,64 persen. Sementara progres lahan sebesar 94,81 persen.

Nantinya, bendungan ini akan mampu menampung volume air sebanyak 6,05 juta m3 dan luas genangan 39,40 hektar sehingga diharapkan mampu mengendalikan dan mengurangi banjir hingga 111,75 m3/detik. 

Bendungan ini, selain Bendungan Sukamahi, menjadi rencana induk pengendalian banjir (flood control) Jakarta. Pada periode curah hujan tinggi, bendungan ini akan mampu menahan kelebihan air dan mengalirkannya secara terkontrol. 

Selain bertujuan untuk mengendalikan banjir Sungai Ciliwung, bendungan ini juga menjadi lokasi konservasi sumber daya air dan pengembangan pariwisata di Jawa Barat.

Share

Ads