Berita :: GLOBALPLANET.news

Gubernur Sumsel Herman Deru usai apel gelar pasukan Kompi Tracer dan Vaksinator. (Foto: Istimewa)

01 Maret 2021 19:29:41 WIB

PALE BANG, GLOBALPLANET - Bersama Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, Gubernur Sumsel Herman Deru memimpin apel gelar pasukan Kompi Tracer dan Vaksinator Covid-19. Kedua kompi ini yang terdiri dari pasukan dari Kodam dan Polda Sumsel serta tenaga kesehatan ini akan bertugas untuk menekan Covid-19 di Sumsel.

Apel digelar di Pelataran Benteng Kuto Besa (BKB) Palembang, Senin (1/3/2021). Turut hadir Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri, dan Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, serta unsur lainnya.

Adapun apel diikuti sekitar 200 personel TNI-Polri dan instansi terkait lainnya, yang terdiri dari 1 SST Yonif Raider 200/BN, 1 SST Samapta Polda Sumsel, 1 SSK personel Vaksinator (Gabungan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan), 1 SSK personel Tracer (Ganungan TNI, Polri dan Tenaga Kesehatan), 1 SSR BPBD Sumsel, 1 SSR Dinkes Sumsel dan 1 SST Sat Pol PP Sumsel.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, saat ini penularan Covid-19 masih terus terjadi, namun jika dilihat dari rata-rata harian kasus baru, sejak dua minggu terakhir sudah mengalami penurunan dari 90 - 100 orang per hari menjadi 40 - 50 orang per hari. “Sudah menurun tidak ada lagi zona merah di Sumsel,” ujarnya, Senin (1/3/2021).

Untuk memutus rantai penularan Covid-19, gubernur tetap mengimbau agar masyarakat wajib melaksanakan protokol kesehatan secara ketat terutama melalui gerakan 3 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan), sedangkan Pemerintah wajib memperkuat 3 T (Tracing, Testing dan Treatment). "Kami mengajak kepada semua, mari tingkatkan capaian vaksinasi yang setinggi-tingginya diatas 80 persen,” katanya.

Reporter : globalplanet/rel Editor : Zul Mulkan 125