Berita :: GLOBALPLANET.news

Ketua GAPKI Sumsel Alex Sugiarto (dua dari kiri) turut membacakan komitmen bersama penanggulangan Karhutla 2021, pada apel di Ogan Ilir Selasa (9/3/2021). Komitmen tersebut yakni mengedepankan pencegahan, bekerja dalam penanganan dengan melibatkan semua pihak dan melakukan penegakan hukum tanpa konpromi. (Foto: Humas Prov Sumsel)

10 Maret 2021 07:39:00 WIB

OGAN ILIR, GLOBALPLANET - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Sumatera Selatan menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Langkah-langkah tersebut lebih ditekankan pada upaya maksimal pencegahan.

Ditemui usai mengikuti apel Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan Karhutla 2021 yang dipimpin Gubernur Sumsel Herman Deru, di Kebun Raya Sriwijaya Ogan Ilir, Selasa (9/3/2021), Ketua GAPKI Cabang Sumatera Selatan Alex Sugiarto mengatakan, sejak awal dan rutin setiap tahun, pihaknya bersama anggota menyiapkan sejumlah langkah untuh mengantisipasi kebakaran.

“Langkah-langkah yang kita lakukan adalah upaya maksimal yang lebih ditekankan pada pencegahan,” ujarnya Alex Sugiarto.

Adapun upaya maksimal yang dilakukan perusahaan anggota GAPKI dalam rangka mengantisipasi potensi kebakaran di wilayah konsesi masing – masing yakni;

Pertama, memastikan kelengkapan sarana dan prasarana pengendalian kebakaran lahan dan kebun sesuai dengan Permentan No.5 tahun 2018, serta memastikan bahwa sarana prasarana telah diperiksa dan siap pakai.

Kedua, mengaktifkan kembali organisasi pengendalian kebakaran lahan dan kebun masing – masing perusahaan anggota GAPKI Sumsel menghadapi musim kemarau tahun 2021.

Ketiga, agar diperhatikan tata air dan canal blocking sehingga air tidak cepat habis di musim kemarau.

Keempat, meningkatkan frekwensi patroli tim/regu terutama di wilayah yang rawan kebakaran.

Kelima, setiap apel pagi terus diingatkan peningkatan kewaspadaan kemungkinan kebakaran kepada tim/regu/barigade pemadam.

Keenam, memastikan kelengkapan dokumen seperti peta konsesi, SOP, daftar piket, struktur barigade, kentungan dan sebagainya.

Ketujuh, menyampaikan laporan kepada aparat hukum setempat apabila terjadi kebakaran, meskipun api belum masuk areal konsesi serta tanggap membantu memadamkan.

Kesembilan, menyosialisasikan terhadap masyarakat di desa sekitar kebun dan mengaktifkan kembali kelompok tani peduli api, masyarakat atau desa peduli api.

Reporter : globalplanet Editor : Zul Mulkan 5979