Berita :: GLOBALPLANET.news

Akibat kerusakan pada bangunan irigasi yang terletak di Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Buay Madang, OKU Timur membuat lahan persawahan seluas 26.598 hektar terancam mengalami kekeringan. (Foto: Ist)

08 April 2021 17:17:34 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Akibat kerusakan pada bangunan irigasi yang terletak di Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Buay Madang, OKU Timur membuat lahan persawahan seluas 26.598 hektar terancam mengalami kekeringan. Dengan ditutupnya pintu air yang mengarah ke empat wilayah sub irigasi Komering selama 60 hari.

Bupati OKU Timur, Lanosin Hamzah mengatakan, pihaknya telah melaporkan adanya kerusakan pada dinding irigasi yang terletak diantara BK 0 dengan BK 1 kepada pihak Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII,ujarnya pada Kamis (08/04/2021).

"Sudah kami laporkan, supaya segera dilakukan perbaikan. Sementara waktu, petani yang menggunakan tersier mengikuti saran yang disampaikan pihak balai,"terangnya.

Sedikitnya ada 56 ribu hektar sawah teknis yang pihaknya koordinasikan terus dengan BBWSS. Dalam pemenuhan kebutuhan air bagi lahan persawahan."Sumur bor akan dibuatkan untuk daerah-daerah yang ada titik-titik sumber airnya, diantaranya di Kecamatan Madang Suku I,"ungkapnya.

Berdasarkan surat pemberitahuan pengeringan saluran BB.1a dari BBWSS VIII yang diterbitkan pada 06 April 2021, adanya kerusakan ini berdampak terhadap terganggunya pendistribusian air irigasi pada wilayah sub D.1. Belitang 1 seluas 6.051 hektar, wilayah sub D.1. Belitang 2 seluas 7.576 hektar, wilayah sub D.1. Belitang 3 seluas 7.971 hektar, dan wilayah sub D.1. Lempuing 5.000 hektar.

Dari pantauan di lapangan, pihak irigasi telah melakukan penutupan pintu air yang terletak di Desa Sukaraja. Sehingga, debit air irigasi yang mengarah ke Belitang dan Lempuing terus menyusut, hingga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mencari ikan.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 1327