Berita :: GLOBALPLANET.news

Peneliti Sosiologi Lingkungan BP2LHK Palembang Edwin Martin ketika menjadi pembicara webinar OPL Season 2.

30 Juni 2021 19:09:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Peneliti Sosiologi Lingkungan BP2LHK Palembang Edwin Martin menyebutkan ada empat faktor penyebab karhutla terjadi. Titik awal api umumnya disebabkan oleh aktivitas manusia.

Hal itu ia sampaikan ketika menjadi pembicara webinar OPL Season 2 "Meredam Karhutla di Lahan Gambut," Rabu (30/6/2021). 

"Dari data etnografi kami amati dan informan di lapangan, titik awal api terjadi paling tidak diiringi oleh empat variabel. Pertama vegetasi baik di semak rendah dan semak tinggi, sejak tahun 2018 hingga 2020 kami punya data soal vegetasi 19 data, " ujar Edwin. 

Kemudian, lanjut dia adalah aktivitas pertanian yang mencakupi beragam kegiatan. Diantaranya mencari kayu, berburu satwa dan memancing ikan. 

"Aktivitas manusia ini beragam, tapi paling dominan adalah ketika mencari kayu dan memancing ikan, " ujarnya. 

Menariknya, kata Edwin, faktor ketiga adalah muka air yang tinggi namun tetap muncul titik awal api. Dan terakhir adanya konflik dan keteledoran dari manusia ketika beraktivitas. 

"Biasanya titik api awal muncul kalau di dekat yang tinggi muka airnya rendah, ini justru di tempat yang muka airnya tinggi Nah kejadian ini pernah terjadi di padang kurun," jelasnya. 

Keempat faktor ini mengiringi kemunculan titik awal api di lahan gambut, tahun 2018 ada sekitar 16 ribu hektar lahan gambut terbakar, kemudian di tahun 2019 mencapai 300 ribu-an hektar dan tahun 2020 yang total lahan baik gambut maupun bukan mencapai 328 ribu hektar terbakar. 

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : amarullah 266