loader

Kesal Ditagih Hutang, Pedagang Pempek Tikam Perut Tetangga

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Pelaku seorang pedagang pempek Fajri alias Mamat (38) yang menusuk korban dengan senjata tajam (sajam) jenis pisau hingga korban mengalami dua luka tusuk dan harus mendapatkan perawatan di RSUD Bari Palembang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail didampingi Kasubnit Opsnal Ranmor Iptu Jhony Palapa membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku penusukan terhadap ibu rumah tangga (IRT) Desi. Penangkapan itu bermula laporan masyarakat tentang adanya tindak pidana penganiayaan dengan pemberatan.

"Anggota kita mendatangi rumah sakit untuk memintai keterangan korban, korban mengalami luka tusuk di bagian perut. Pelaku sempat melarikan diri, dan alhamdulillah berhasil kita amankan," ungkap Tri ketika dikonfirmasi.

Tri menuturkan kejadian berawal korban mendatangi rumah tersangka untuk menanyakan perihal hutang dan mencari keberadaan istrinya. Kemudian, terjadilah cekcok mulut antara Fajri dengan korban hingga berujung penusukan.

"Korban hendak menagih utang sebesar Rp 450 ribu kepada istri tersangka. Namun, ketika itu tersangka yang membuka pintu hingga terjadi cekcok mulut dan penikaman. Tersangka kita kenakan Pasal 351 KUHP," kata Tri.

Sementara tersangka Fajri mengatakan dia korban menagih utang dengan mengeluarkan kata-kata kasar hingga membuatnya naik pitam. Saat membuka pintu, dia pun langsung menikamkan pisau yang telah disiapkannya.

"Saya khilaf dan menyesal pak, saya baru habis jualan pempek terus tidur, terbangun karena korban teriak teriak mencari istri saya dan mengeluarkan kata kata kasar. Saya jadi emosi, lalu buka pintu dan menusuk korban," terangnya.

Informasi sebelumnya, korban ditusuk Fajri di Jalan Aiptu Wahab Lorong Putat Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring Palembang.

Saat ditemui di RSUD Bari Palembang, Desi membenarkan dirinya sudah ditusuk. "Saya mendatangi rumahnya untuk menagih hutang kepada istrinya. Namun, saya panggil panggil istrinya tapi tidak ada jawaban. Malah yang keluar pelaku yang langsung menyerang pakai pisau," jelas Desi.

Saat itu Desi mengaku sempat berlari menyelamatkan diri. Namun pelaku terus mengejar dengan membawa pisau. "Saya masih sempat melemparnya dengan batu pak, tapi terus dia terus mengejar," terang Desi.

Share

Ads