Berita :: GLOBALPLANET.news

13 September 2021 17:30:43 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Sebanyak 1.113 peserta mengikuti seleksi Pegawai Pemerintahan Perjanjian Kontrak (PPPK) untuk formasi guru di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sejak Senin (13/9/21) sampai Kamis (16/9/21) dengan mengambil dua tempat, yakni di SMPN 1 dan SMAN 1 Talang Ubi.

Diungkapkan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten PALI, pelaksanaan seleksi PPPK di mulai sejak pukul 08.00 WIB dengan setiap seleksi peserta wajib mengisi materi selama 120 menit. Untuk jumlah seluruh peserta ada 1.113 dan kuota yang akan diterima menjadi PPPK sebanyak 539.

"Alhamdulillah seleksi PPPK di mulai, pelaksanaan seleksi dibagi dua sesi setiap harinya dengan jumlah peserta 282 setiap hari. Pelaksanaan seleksi sampai hari Kamis. Ada beberapa peserta yang berhalangan hadir, namun apabila ada keterangan sakit atau melahirkan bisa ikuti penjadwalan ulang pada hari Sabtu tanggal 18 September 2021 tetapi yang tidak ada keterangan bisa ikut daftar kembali di tahap ke dua itupun kalau kuotanya masih tersedia," ungkap Kamriadi.

Untuk tahapan pelaksanaan seleksi, peserta ketika masuk lokasi seleksi dicek suhu tubuh, wajib pakai masker, cuci tangan. Kemudian registrasi dan menyerahkan dokumen persyaratan, salah satunya wajib menyerahkan keterangan rapid antigen.

"Seluruh barang bawaan peserta harus dititipkan dan di ruang tunggu dilakukan body checking oleh Satpol-PP, jadi tidak ada barang bawaan peserta dibawa ke ruang seleksi. Pada ruang seleksi ada satu orang Proptor dan dua orang pengawas," terangnya.

Dikemukakan Kamriadi bahwa syarat ikut seleksi PPPK adalah tenaga honorer minimal tiga tahun mengajar.

"Formasi seluruhnya untuk guru, dari SD, SMP, SMA, SMK. Seluruh peserta sudah bisa melihat nilai setelah seleksi usai. Hanya saja untuk pengumuman masih menunggu arahan dari kementerian. Untuk kuota 539 yang diterima, kami melihat masih kurang untuk mengisi tenaga pengajar di PALI, untuk itu kami kembali mengusulkan penambahan tenaga PPPK," tutupnya.

Reporter : Eko Jurianto Editor : M.Rohali 104