Berita :: GLOBALPLANET.news

Anggota piket SPKT, Reskrim dan Identifikasi Polrestabes Palembang saat melakukan olah TKP di lokasi IRT dibegal.

13 September 2021 17:51:36 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Seorang ibu rumah tangga (IRT), Ida (43) warga Jalan Mataram, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Palembang dibegal dengan modus menabrak motor korban, Sabtu (11/9/2021) di kawasan Jalan Parameswara, Kelurahan Bukit Baru.

Akibatnya korban yang sehari-hari bekerja di sebuah laundry harus kehilangan sepeda motor kesayangannya, Honda Genio plat nopol BG 2040 ACU dan sejumlah dokumen penting yang berada di dalam motor.

Informasi dihimpun, sekira pukul 16.30 WIB korban melintas di tempat kejadian perkara (TKP), hendak pulang ke rumah usai mengunjungi temannya di Jalan Kemang Manis. Suasana di TKP lalu lintas tidak terlalu sepi, dan tiba tiba empat orang laki-laki yang mengendarai sepeda motor menghadang korban namun seolah olah korban yang menabrak.

"Saya dari lampu merah menuju ke rumah lewat Jembatan Musi II, tiba-tiba ada satu motor yang menghalangi saya. Jadi seolah membuat posisi motor saya menabrak dia," ujar Ida usai membuat laporan ke SPKT Polrestabes Palembang, Senin (13/9/2021).

Korban yang saat itu sendirian dimaki maki salah satu pelaku. Tak lama kemudian orang yang dibonceng, turun dari motor dan duduk di belakang korban sambil menodongkan pisau ke pinggang.

Karena kaget korban yang diancam pelaku menuruti kemauan pelaku agar melanjutkan perjalanan. "Saya diancam, kemudian disuruh jalan sama yang nodong pisau di belakang saya," jelasnya.

Korban dibawa para pelaku ketempat sepi di kawasan Kilometer 12 sebelum perumahan Citra Grand City. "Selama perjalanan saya bilang ke pelaku, silahkan kalau mau ambil motor tapi saya jangan dilukai. Tapi dia tidak menghiraukan justru mengancam dan tetap suruh saya jalan," terangnya.

Saat sampai di dekat perumahan citra grand city Km 12 sepeda motor korban dibawa pelaku berikut HP, KTP, SIM, STNK, Surat gelang dan cincin, surat vaksin, surat angsuran motor, KK, dan kartu bank.

Sementara, Kasi Humas Kompol Abu Dani membenarkan adanya laporan korban. "Laporan sudah diterima di SPKT Polrestabes Palembang dan selanjutnya akan diteruskan ke Satreskrim untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Reporter : A Teddy Kusuma Editor : M.Rohali 163