loader

HMI (MPO) Cabang Palembang Darussalam Luluskan Sepuluh Orang di Intermediate Training LK 2

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Pembicara Stadium General di pembukaan Intermediate Training LK 2 dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam hal ini diwakili asisten 3 oleh Dr. Ahmad Najib, S.H., M.Hum dan Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Sumsel H. Giri Ramanda N. Kiemas, SE., MM. 

Hadir juga, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Drs. H. Riza Fahlevi MM. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga H. Akhmad Yusuf,  Kaban Kesbangpol Sumsel, Kurniawan, AP, M.Si. Ketua Umum HMI MPO Cabang Palembang Darussalam saudara Sandesta, ketua Korps Pengader Cabang, ketua komisariat komisariat dan puluhan kader HMI MPO Cabang Palembang Darussalam.

Himpunan mahasiswa Islam (MPO) mengangkat tema yang bertajuk "Peran Kaum Intelektual Dalam Mengentaskan Problematika Pendidikan Indonesia".
Pendidikan yang seyogyanya menjadi tombak kemajuan suatu bangsa. Bila dalam praktik-praktik dilakukan dengan baik. Namun dalam realitasnya banyak problematika pendidikan kian hari kian menumpuk. 

Padahal upaya dan langkah pemerintah sudah cukup baik dengan mengalokasikan dana minimal 20 persen dari APBN dan APBD untuk pendidikan, Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) dan lain sebagainya. 

Namun upaya dan langkah itu tidak akan terealisasi dengan baik kalau masih banyak bandit bandit dan pemodal yang menyelewengkan dan memutar arah pendidikan menjadi pendidikan dikomersialisasi hingga menjadi kapitalisme pendidikan.

"Pendidikan adalah kunci bagi majunya suatu daerah dan negara. Negara-negara maju fokus pada pendidikan dan sumberdaya manusia dalam membangun negara untuk lebih baik, seperti negara Jepang, Amerika," kata Asisten 3  Dr. Ahmad Najib, S.H., M.Hum.

Sedangkan menurut Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Sumsel H. Giri Ramanda N. Kiemas, SE., MM mengatakan bahwa problematika pendidikan tujuh belas Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan yang terjadi adalah belum adanya peta atau road map yang terintegrasi dengan baik.

"Sehingga berujung pada angka anak putus sekolah meningkatkan, lemahnya kualitas tenaga honorer, status tenaga kerja honorer yang mengkhawatirkan dan tingginya biaya pendidikan. Program peningkatan mutu Pendidikan yang baik harus diimbangi dengan program kesehatan pula," jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Umum HMI MPO Kanda Sandesta, dalam sambutannya mengatakan bahwa pendidikan merupakan suatu proses pembentukan kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional, yang mana itu dibutuhkan manusia, karena dengan pendidikan manusia akan layak disebut sebagai manusia seutuhnya.  "Pelatihan LK 2 HMI Cabang Palembang Darussalam ini adalah bentuk dari pendidikan yang mana nantinya Kader HMI akan layak disebut sebagai manusia," ujarnya. 

Dalam laporan ketua pelaksana saudara M. Ashari Putra menyampaikan bahwa sejak dibukanya masa pendaftaran peserta LK 2 tanggal 1-16 September 2021, kader yang telah mendaftar dengan total 25 orang dari berbagai cabang HMI MPO, kemudian dilakukan proses screening.

"Pada proses ketat yang kami lakukan, kami dapat meluluskan sepuluh peserta yang terdiri dari Cabang Palembang Darussalam, Bangka Belitung Raya, Bandar Lampung. Karena dengan alasan mencari kualitas kader yang benar-benar layak untuk mengikuti tahapan proses berikutnya, dimana dalam pelaksanaan kegiatan dilakukan dari tanggal 17-30 September 2021. kita tau bahwa pengkaderan adalah jantung dari sebuah organisasi, maka harus betul-betul selektif, tutupnya.

HMI

Share

Ads