Berita :: GLOBALPLANET.news

Masih ditemukan satu keluarga yang ODGJ berada di Kelurahan Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (27/2/2018). (Foto: Rodi Hartono)

28 Februari 2018 20:07:34 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET.news - Keberadaan satu keluarga Orang Diduga dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), ternyata sudah diketahui Pemkab Empat Lawang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat sejak Januari 2018. Namun, tidak dapat bertindak sigap dengan alasan terbatasnya anggaran kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Empat Lawang Hj. Rr Endang Ds mengakui, pihaknya sudah mengetahui sejak bulan Januari lalu mengenai adanya beberapa ODGJ satu keluarga di Kelurahan Kupang tersebut. "Iya di bulan Januari kita dapat laporan dari masyarakat melalui puskes (Puskesmas), namun kita tidak dapat banyak berbuat apa-apa selain memberikan bantuan obat ringan saja, kami terkendala keterbatasan anggaran," katanya Rabu (28/2/2018).

Endang mengaku cemas terkait anggaran dinas kesehatan yang minim, sehingga dinas kesehatan tidak dapat sigap jika terjadi masalah kesehatan yang menimpa masyarakat Empat Lawang. "Anggaran tidak punya, ini misalkan saja ada wabah yang menjangkit masyarakat kita seperti flu burung, virus lainnya, itu harus segera diatasi oleh pihak kami tentunnya,” sebutnya.

Dijelaskannya, dengan kondisi terkendala anggaran, pihaknya hanya bisa pasrah jika terjadi wabah yang melanda. "Mau gimana lagi ya begitulah adanya," keluhnya.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Empat Lawang Junaidi, mengatakan bahwa dirinya sudah berkordinasi dengan pihak Puskesmas Tebing Tinggi terkait satu keluarga ODGJ ini. "Kita masih menguruskan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk mereka," katanya menambahkan.

Namun, terkait penanganan hingga ke rumah sakit jiwa merupakan kewenangan dinas sosial. "Kita bantu obat-obatannya saja kalau soal untuk penangan ke RSJ tentu Dinsos yang berwenang dan instansi lainnya," ujarnya.

Reporter : Rody Hartono Editor : Amizon 218