Berita :: GLOBALPLANET.news

Rektor Unsri, Anis Saggaff saat membuka seminar nasional memperingati hari Air Dunia XXVI di gedung Pasca Sarjana, Selasa (20/3/2018). (Foto: Karerek/ GLOBALPLANET.news)

20 Maret 2018 13:31:53 WIB

PALEMBANG , GLOBALPLANET.news - Memperingati hari Air Dunia XXVI tahun 2018, Universitas Sriwijaya (Unsri) melalui Pasca Sarjana menggelar seminar nasional hari Air Dunia dengan tujuan mengumpulkan gagasan untuk menjaga kelestarian air di Indonesia, dan khususnya Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Rektor Unsri, Anis Saggaff mengatakan, Unsri memiliki beragam jurusan lingkungan, baik Magister (S2) hingga Doktor (S3), sehingga bisa melakukan penelitian terkait air agar bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

"Dalam seminar nasional ini, kita juga memberikan kesempatan kepada dosen agar bisa melakukan publikasi nasional dan internasional terkait penelitian mereka pada air. Hasil penelitian tersebut bisa menjadi gagasan bagi pemerintah untuk mengelola air menjadi lebih baik lagi," ungkap Anis usai membuka acara seminar nasional bertajuk "Manfaat Alam untuk Kelestarian Air" di gedung Pasca Sarjana Unsri, Selasa (20/3/2018).

Pada GLOBALPLANET.news, Anis menambahkan, dunia saat ini sedang dalam revolusi industri. Banyak hal yang harus dijaga lantaran dunia kini sudah mulai berebut makanan, air hingga kebutuhan inti lainnya. Maka dari itu, Indonesia harus memanfaatkan kekayaan air yang ada agar bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga tidak terjadi kekurangan.

"Kita memiliki air yang melimpah, bahkan kita menganggap air itu sebagai musibah lantaran terlalu banyak air yang turun ketika hujan. Padahal itu adalah nikmat yang diberikan kepada kita, namun belum dimaksimalkan dan dikelola dengan baik," jelasnya.

Anis berharap, sebagai lembaga pendidikan, Unsri bisa memberikan gagasan yang bersifat hasil penelitian terhadap pemerintah dengan memanfaatkan dan melestarikan air dengan maksimal dan baik.

Jika dimanfaatkan dengan baik, fungsi air akan sangat berguna bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Sumsel mulai dari keperluan pertanian dan kebutuhan lainnya.

Reporter : Karerek Editor : Hertha Della