Berita :: GLOBALPLANET.news

Danrem 044 Gapo, Kol Inf Kunto Arief Wibowo berfoto bersama usai launching SI Kowil di lapangan Korem 044 Gapo, Selasa (20/03/2018). (Foto: Karerek)

20 Maret 2018 18:14:50 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Komando Resor Militer (Korem) 044 Garuda Dempo (Gapo) resmi meluncurkan Sistem informasi (Si) Kowil yang bisa digunakan untuk memperlancar komunikasi termasuk dalam pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Danrem 044 Gapo, Kol Inf Kunto Arief Wibowo mengatakan, peluncuran Si Kowil sebagai bentuk Si terpadu yang berfungsi untuk sharing informasi membangun opini yang kebih cepat dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal manajemen dan komando internal.

“Bermula dari pencegahan Karhutla, lalu dikembangkan menjadi Si terpadu yang kita beri nama Si Kowil,” ungkapnya, usai peresmian Si Kowil di lapangan Korem 044 Gapo, Selasa (20/3/2018).

Dijelaskannya, proses pembuatan Si Kowil sendiri memakai waktu satu tahun lebih yang sudah dimulai sejak 2016 lalu hingga diluncurkan. Adanya Si Kowil tersebut akan mempermudah sistem monitor pada titik rawan Karhutla menjadi lebih cepat.

“Selama ini, kesulitannya kita susah menghubungi tim yang ada di lokasi terdekat Karhutla karena menggunakan LAN. Adanya Si Kowil akan mempermudah komunikasi tersebut,” ucapnya.

Lewat sistem ini, ungkapnya, komandan bisa memantau posisi prajurit paling dekat dengan titik api, sehingga bisa langsung berkoordinasi. Sebab selama ini berkoordinasi dengan tim karhutla, tapi posisi tim ini jauh dari titik api sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai ke titik api.

“Untuk wilayah rawan Karhutla di Sumsel ada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin dan Musi Banyuasin (Muba),” paparnya.

Sementara, Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI AM Putranto menyambut baik terobosan yang dilakukan Korem 044 Gapo dan berharap bisa diterapkan di semua wilayah di Provinsi Sumsel.

Selain itu, dia juga menilai keberadaan Si Kowil juga memiliki banyak manfaat seperti bisa menjalin koneksi dengan pihak lain seperti Polda Sumsel dan lain sebagainya. “Kita tidak boleh ketinggalan di dunia serba maju sekarang ini. Ini langkah baik Korem 044 Gapo,” ucapnya.

Tak hanya itu, tambahnya, salah satu kelebihan dari Si Kowil adalah bisa mengetahui keberadaan prajurit yang ditelusuri melalui GPS, sehingga mencegah prajurit berbuat nakal.

“Alat ini tentu harus diupgrade terus, dan biaya lumayan mahal. Kita akan anggarkan perbaikannya pada tahun 2019 mendatang agar semua kekurangan yang ada bisa diperbaiki dan menjadi sempurna,” tuntasnya.

Reporter : Karerek Editor : Agus Rizal 284