Berita :: GLOBALPLANET.news

Koordinator TRG Sumsel, Najib Asmani saat menghadiri Raker Sinkronisasi Data Geospasial untuk Perencanaan Pengelolaan dan Restorasi Ekosistem Gambut Provinsi Sumsel di hotel Batiqa Palembang, Rabu (21/3/2018). (Foto: Iis Devi Rahayu/ GLOBALPLANET.news)

21 Maret 2018 14:22:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Tim Restorasi Gambut (TRG) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan pembenahan dalam perencanaan pengelolaan dan restorasi gambut. Salah satunya dengan menerapkan kebijakan satu peta (one map policy).

Hal ini diungkapkan Koordinator TRG Provinsi Sumsel, Najib Asmani usai membuka Rapat Kerja (Raker) sinkronisasi data geospasial untuk Rencana Restorasi Ekosistem Gambut (RREG) dan Rencana Tindak Tahunan (RTT) di Hotel Batiqa Palembang, Rabu (21/3/2018).

Dijelaskan Najib, salah satu upaya mencapai kebijakan satu peta tersebut, maka dilakukan Raker sinkronisasi data goespasial antara data dari pusat dengan kondisi di lapangan. Hasil Raker akan menjadi acuan dalam pelaksanaan RREG Provinsi Sumsel.

"Adanya kebijakan satu peta ini akan memudahkan pengembangan RREG dan RTT," ungkapnya kepada GLOBALPLANET.news.

Menurut Najib, dalam Raker tersebut juga melibatkan pihak Konsorsium Perencanaan Restorasi Gambut Sumatera Selatan (KPRGSS) yang terdiri dari tiga lembaga, yaitu WRI Indonesia, World Agrofostry Center (ICRAF) dan Wetlands Internasional Indonesia.

Sementara itu, perwakilan dari Konsorsium Perencanaan Restorasi Gambut Sumatera Selatan (KPRGSS) dari Wetlands Internasional Indonesia, Iwan Cahyo Wibisono mengatakan, Raker sinkronisasi data goespasial ini diharapkan dapat menghasilkan suatu basis data atau pondasi data spasial yang ter-update dan terpercaya. Sehingga dapat digunakan untuk mengembangkan rencana restorasi gambut.

Dengan demikian dokumen perencanaan, baik RREG maupun RTT akan memiliki akurasi yang bagus dan tentu sesuai dengan kondisi di lapangan saat ini.

"Data yang kita dapatkan dari berbagai instansi akan kita cek, verifikasi, sinkronkan, dan di-update dengan melibatkan para pihak yang terkait. Apabila data yang kita gunakan bagus, maka hasilnya juga akan bagus," ungkapnya.

Menurutnya, Raker ini menjadi langkah awal bagi Provinsi Sumsel dalam mewujudkan kebijakan satu peta Provinsi Sumsel. Konsorsium Perencanaan Restorasi Gambut Sumatera Selatan sangat mendukung inisiatif one map policy Provinsi Sumsel.

Reporter : Karerek Editor : Hertha Della