Berita :: GLOBALPLANET.news

Suasana debat publik enam pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pagaralam 2018 pertama yang digelar KPU Kota Pagaralam di gedung serbaguna‎ SDN 74 Pagaralam, Selasa (27/3/2018). (Foto: Yayan Darwansyah)

27 Maret 2018 12:48:34 WIB

PAGARALAM, GLOBALPLANET.news - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam menggelar debat publik enam pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pagaralam 2018 pertama di gedung serbaguna‎ SDN 74 Pagaralam, Selasa (27/3/2018). Debat publik ini berlangsung cukup lancar dengan penjagaan ketat petugas kepolisian.

Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoveri mengatakan, debat publik ini merupakan salah satu rangkaian kampanye. Untuk itulah, para paslon wali kota dan wakil wali kota harus memanfaatkan momen ini untuk memaparkan visi dan misi untuk menarik minat pemilih di Kota Pagaralam.

“Hari ini adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat Pagaralam. Debat ini momen yang sangat penting bagi para keenam pasang calon karena dapat menyampaikan visi dan misi sehingga dapat diketahui masyarakat,” ungkap Yenli dalam sambutannya.

Dikatakan Yenli, debat publik ini, silahkan masing – masing calon beradu argumen, visi, misi bukan beradu fisik. Untuk itulah, mulai saat ini sampai akhir tahapan diharapkan bisa berjalan aman dan damai.

“Mari kita tepis isu-isu negatif terhadap Pilkada Pagaralam. Mari laksanakan debat ini secara sehat dan cerdas. Mari gali visi dan misi masing-masing calon. Tidak mengungkit hal-hal yang bersifat pribadi sehingga dapat memecah belah kerukunan masyarakat Pagaralam,” bebernya.

Ditambahkannya, pihaknya mengharapkan agar masyarakat Pagaralam menjadi pemilih cerdas. Apalagi, masyarakat sudah bisa menentukan pilihan untuk menentukan nasib Kota Pagaralam lima tahun ke depan.

“Mari jadi pemilih yang cerdas dan bermartabat. Kita hilangkan dan tepis isu bahwa Pilkada di Kota Pagaralam rawan. Padahal, nyatanya pesta demokrasi di Kota Pagaralam dapat berjalan aman dan lancar,” tuntasnya. (adv)

Reporter : Yayan Darwansyah Editor : Agus Rizal 886