Berita :: GLOBALPLANET.news

Tiga Paslon Pilkada OKI foto bersama usai debat publik yang berlangsung di Gedung DPRD OKI, Selasa (27/03/2018). (Foto: Eko Saputra/GlobalPlanet.news)

27 Maret 2018 13:13:36 WIB

OKI, GLOBALPLANET.news - Debat terbuka sesi pertama pasangan Calon Bupati (cabup) dan calon Wakil Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten OKI, Selasa (27/3/2018) berjalan kondusif.

Ketua KPU OKI, Dedi Irawan, Sip, MSi mengatakan, acara debat kandidat ini sesuai dengan peraturan yang diatur dalam PKPU Nomor 4/2017 tentang kampanye. "Pada debat kandidat ini kita membatasi pendukung sebanyak 60 orang. Bagi yang tidak bisa masuk untuk menyaksikan kita bekerjasama dengan RRI dan 90,4 FM Kayuagung Radio untuk didengar secara langsung dan kemudian juga disiarkan melalui stasiun televisi Pal TV pada tanggal 28 Maret 2018, pukul 20.00 WIB," jelasnya.

Masih kata Dedi, Ketiga paslon telah memanfaatkan ajang ini untuk menyampaikan visi dan misi. kemudian semua pasangan calon saat debat kandidat berlangsung paslon tidak saling serang, saling mengkritisi dan saling mencari kesalahan atau kekurangan dari masing-masing paslon.

"Saat debat berlangsung, tiga paslon melakukan hal yang wajar-wajar saja, menjelaskan hal yang akan diangkat setelah menjadi kepala daerah (bupati) kedepannya. Terkait visi misi dari tiap-tiap Paslon itu yang diutamakan," ujarnya.

Dedi juga mengapresiasi para pendukung yang hadir karena telah menjaga ketertiban dan kemanan bersama, sehingga kegiatan berjalan aman dan tertib. "Kami berharap dengan pelaksanaan debat ini, masyarakat bisa menjadi pemilih yang cerdas sehingga nanti kita bisa mendapatkan pemimpin yang cerdas," katanya seraya menambahkan imbauan untuk masyarakat agar berpartisipasi dengan cara mendatangi TPS untuk memberikan hak suara dan pastikan termasuk dalam daftar pemilih.

Pantauan dilokasi acara debat yang dipandu oleh presenter TvOne Kabar Petang, Cacha Anisa, debat berlangsung sekitar kurang lebih 2 jam. Sesi Pertama, masing-masing kandidat menyampaikan dan menjelaskan visi misinya dalam waktu 3 menit.

Paslon nomor urut satu, H Iskandar , SE - HM Djafar Shodiq (ISO) mendapat kesempatan pertama dengan memaparkan visi dan misi mereka secara langsung tanpa menggunakan catatan dan selesai tepat pada waktu yang diberikan.

Sedangkan paslon nomor urut dua, Abdiyanto - Made Indrawan (ADE) dan paslon nomor urut tiga, Azhari Effendi-Qomarus Zaman (AQOR), menggunakan bantuan catatan yang mereka bacakan, namun bedanya paslon ADE tidak dapat membacakan semuanya paparan visi misinya dalam waktu 3 menit dan paslon lain mampu menyelesaikan dalam waktu 3 menit.

Selanjutnya, pada sesi ke II masing-masing paslon mendapat pertanyan dari panelis yakni Dr Andreas Leonardo, terkait pelayanan publik, Dr Markoni Badri, SE, MBa yang mempertanyakan cara meningkatkan daya saing pertumbuhan ekonomi. Sementara Prof dr Abdulah Idi, MEd menanyakan bagaimana cara meningkatkan SDM masyarakat kabupaten OKI.

Kemudian sesi ke III masing-masing paslon saling memberikan pertanyaan dengan waktu bertanya selama 1 menit dan menjawab selama 2 menit, dan sesi terakhir masing-masing paslon memberikan penjelasan mengapa harus dipilih oleh masyarakat.

Pada sesi ini paslon ISO mengatakan kepemimpinannya telah teruji dan terbukti, dengan anggaran yang terbatas dirinya mampu menyelesaikan program seperti satu desa satu PAUD, Poskesdes, Jalan Cor Beton Kayuagung - Kijang - Sp Padang, cor beton Sepucuk penghubung 5 Kecamatan di OKI. Peningkatan hasil pertanian, jaringan listrik di wilayah pesisir, sarana air bersih dan lain sebagainya.

Jadi selama 4 tahun ini telah banyak perubahan di OKI dalam mewujudkan membangun OKI yang maju mandiri dan sejahtera. “5 tahun kedepan akan kami menyempurnakannya karena pembangunan ini harus dilanjutkan dan tidak bisa dihentikan. Jadi coblos nomor 1 jangan sampai 2 kali coblos atau pun 3 kali, karena surat suara akan menjadi blanko," katanya.

Sementara itu, pasangan ADE menanyakan mengapa harus memilihnya karena pasangan yang didukung PDIP yang paling siap. Pasangan ini tinggal di putra daerah OKI dan tinggal di OKI, dengan pengalaman 14 tahun menjadi anggota dewan, dirinya yakin dapat memberikan kenyaman dalam pelayanan.

"Dengan Pengalaman ini kami yakin dan siap memimpin OKI. Dengan OKI hebat masyarakat akan sejahtera, jadi pilihla nomor 2,” ajaknya.

Kemudian pasangan AQOR mengatakan, pihaknya menghendaki OKI lebih baik dengan memanfaakan sumberdaya alam yang ada sebagai penunjang perekonomian masyarakat. “Untuk itu, kita akan berbenah membangun pemerintahan yang adil. Dengan kerja keras dan niat baik sehingga dapat dirasakan masyarakat, jadi pilih nomor 3,” terangnya. (ADVERTORIAL)

Reporter : Eko Saputra Editor : M.Rohali 1126