Berita :: GLOBALPLANET.news

Ketua KUD Sejahtera, Thamrin, ketika memberikan sambutan pada membuka acara Pra RAT KUD Sejahtera, Selasa (03/4/2018). (Foto: Amarullah Diansyah)

03 April 2018 12:26:09 WIB

MUBA, GLOBALPLANET.news - Peremajaan atau replanting kebun kelapa sawit di Kabupaten Musi Bayuasin kembali berlanjut. Kali ini, Koperasi Unit Desa (KUD) Sejahtera mewajibkan replanting kebun kelapa sawit seluas 3.058 hektar.

"Kita wajibkan replanting kelapa sawit KUD Sejahtera dengan luas lahan 3.058 hektar, dan jumlah anggota plasma 1.529. Kita mulai lakukan replanting pada 2020 hingga 2024 mendatang," ujar Ketua Umum KUD Sejahtera, Thamrin, saat dibincangi di sela-sela acara Pra Rencana Anggaran Tahunan (RAT) KUD Sejahtera, Selasa (03/4/2018).

Saat ini, sambung Thamrin, kelapa sawit yang dikelola oleh KUD Sejahtera telah memasuki tahap akhir atau sudah banyak yang menua, sehingga membuat hasil produksi berkurang. Dimana untuk wilayah KPPA I, setiap hektar berproduksi hanya 9 ton pertahun, sedangkan KPPA II setiap hektarnya berproduksi 12 ton pertahun.

"Replanting nanti, kita akan lakukan pembibitan sendiri, agar bibit yang digunakan baik dan prima, serta memiliki kualitas tinggi, sehingga menghasilkan buah yang banyak," jelasnya.

Selama menunggu proses replanting berlangsung, kata dia, terdapat beberapa persiapan yang dilakukan, yakni untuk persiapan administrasi pihaknya menyiapkan lahan dan membenahi sertifikat milik anggota karena ada yang balik nama. Sedangkan untuk persiapan keuangan, pihaknya menghimpun dana dari anggota dengan cara menyisihkan 50% penghasilan anggota untuk digunakan sebagai biaya replanting. 

"Kita fokus menggunakan dana anggota untuk replanting ini, jika kurang baru menggunakan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDB). Terakhir, jika tetap kurang kita baru ke bank," beber dia.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Muba, Rahamn Zuber mengatakan, ada beberapa tanda koperasi yang dinilai sehat, yakni melaksanakan RAT berturut-turut selama tiga tahun, aset dan investasinya bertambah dari tahun ke tahun, dan Sisa Hasil Usaha (SHU) setiap tahun bertambah.

"Serta tidak ada perselisihan di dalam tubuh koperasi yang menganggu kestabilan koperasi itu sendiri, dan semua tanda koperasi sehat tersebut dimiliki KUD Sejahtera. Tentunya kita berharap KUD Sejahtera terus berkembang, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani, pegawai, dan masyarakat," ujarnya.

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : Amizon