Berita :: GLOBALPLANET.news

Kondisi Sungai Lematang yang tercemar minyak mentah, Kamis (5/4/2018). (Foto: Pintasan)

05 April 2018 15:38:29 WIB

MUARA ENIM, GLOBALPLANET.news - Warga Desa Muara Lawai dan Lubuk Empelas, Kabupaten Muara Enim, resah karena Sungai Lematang yang menjadi sumber air bersih PDAM untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat dipenuhi minyak mentah dan mengeluarkan bau yang sangat menyegat.

Akibatnya, masyarakat tidak bisa lagi memanfaatkan air tersebut untuk keperluan sehari-hari, seperti air minum, mencuci pakaian, dan mandi. Sebab, warga takut akan menimbulkan gejalah penyakit jika menggunakannya.

Suryadi (45), warga Desa Muara Lawai mengungkapkan, dirinya mengetahui kalau Sungai Lematang tercemar minyak mentah, saat ia akan mandi. 

"Ketika saya ingin mandi di Sungai Lematang, saya terkejut ada minyak yang mengalir dan baunya sangat menyengat. Saya tidak jadi mandi karena takut membahayakan kesehatan," katanya, Kamis (5/4/2018). 

Sementara itu, Agus, salah satu anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Muara Lawai menduga, kalau minyak mentah yang mencemari sungai tersebut, berasal dari daerah Kabupaten Lahat.

"Kita berharap kepada pemerintah terkait, agar cepat menanggulanginya. Karena sungai tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama untuk mandi dan mencuci. Apalagi Sungai Lematang ini mengalir ke Sungai Enim hingga ke Palembang. Jadi, kalau tidak cepat ditanggulangi akan mencemari seluruh sungai di hilir," ujarnya.
 

Reporter : Pintasan Editor : Amizon 191