Berita :: GLOBALPLANET.news

Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin didampingi Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Perubahan Iklim, Dr Najib Asmani, ketika menyerahkan Al qur'an Braile kepada santri di Ponpes Aulia Cendekia di Jalan AMD Talang Jambe Palembang, Senin (9/4/2018). (Foto: GlobalPlanet.news)

09 April 2018 14:28:44 WIB 116

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Menjelang bulan Suci Ramadan sekaligus mengantisipasi tibanya musim kemarau di wilayah Provinsi Sumsel, santri Pondok Pesantren (Ponpes) Aulia Cendekia di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, menggelar kegiatan mengaji bersama hingga khatam yang dipimpin ustadz KH Hendra Zainudin, Senin (9/4/2018).

Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin mengatakan, melalui kegiatan mengaji sekaligus doa bersama santri dan santriwati ini, untuk kelestarian lingkungan dan kebakaran hutan agar tidak terjadi di Sumsel. 

"Para santri dan santriwati mendoakan agar kelestarian lingkungan tetap terjaga, kebakaran lahan tidak meluas, khususnya di musim kemarau, melalui kerja sama seluruh pihak mulai dari pemerintah, masyarakat, dan juga perusahaan," ujar mantan Menteri Perindustrian di Kabinet Kerja ini.

Menurutnya, sejak tahun lalu, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas memberikan dukungan melalui wakaf 1.500 mushaf Al Quran, 500 Juz Amma serta 2.500 buku tulis. Selain itu, unsur pimpinan grup Sinar Mas yang tergabung dalam Paguyuban Sinar Mas Sumsel juga turut hadir dan memberikan hadiah kepada 20 santri dan santriwati yang beruntung.

Sinar Mas melalui pilar usahanya, APP Sinar Mas menempatkan kegiatan wakaf ke dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang mengedepankan produk dan merek andalan sendiri. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperkuat penggunaan produk dalam negeri. 

"Wakaf Qur'an adalah wahana bagi kami guna mengamalkan nilai-nilai kebaikan, kepedulian, serta semangat saling berbagi dan silaturahim dengan sesama," tambah Saleh. 

Kertas Al Qur'an yang diwakafkan dicetak menggunakan kertas premium Sinar Tech atau lebih dikenal sebagai Qur'an Paper (QPP) yang dikembangkan oleh unit industri APP Sinar Mas, Indah Kiat Pulp & Paper - Tangerang, khusus guna mencetak kitab suci dan buku keagamaan.

Kertas ini telah memenuhi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), karena bahan baku dan proses produksinya memenuhi kaidah kehalalan. Hingga 90 persen produksinya diekspor ke berbagai negara Asia dan Afrika.

Sejak tahun 2008, program Wakaf Al Qur'an ini telah terdonasikan lebih dari 650 ribu mushaf Al qur'an, selain juga mendonasikan buku panduan membaca Al qur'an atau Juz Amma, serta Al qur'an Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun pilar usaha Sinar Mas yang tersebar di berbagai wilayah. 

"Melalui program ini, kami harapkan juga turut mendukung pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan Al qur'an di tanah air," katanya.

Untuk kali ini, dilakukan penyerahan Al qur'an Braile oleh Manging Director Sinarmas, Saleh Husin sekaligus praktek membaca Al qur'an Braile oleh santri penerima Al qur'an Braile. Kemudian simbolis penyerahan bantuan Al qur'an dan Juz Amma untuk sejumlah pondok pesantren, yakni Pesantren Aulia Cendekia oleh Soewarso dari APP Sinarmas, Pesantren Raudhatul Qur'an Payaraman Ogan Ilir oleh Efendy dari Sinarmas Forestry, Pesantren Abi wa ummi Plaju Palembang oleh Najib Asmani, Pesantren Inayatullah Gasing Banyuasin oleh Panji dari Dinas Kehutanan, Pesantren Darunnur Mustofa Perumnas Palembang oleh Iriansyah dari BPBD, Penyerahan Paket Juz Amma & Buku Tulis untuk siswa siswi Madrasah Ibtidaiyah.

Hadir dalam kegiatan ini Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Perubahan Iklim, Dr Najib Asmani, Kepala BPBD Sumsel Iriansyah, Pimpinan Ponpes Aulia Cendekia, Ustadz KH Hendra Zainuddin, Vice Director PT SBA Wood Industries, Head Public Affair PT OKI Pulp, Gadang H Hartawan dan Ketua Paguyuban Sinar Mas Sumsel, Iwan Setiawan.
 

Reporter : Karerek Editor : Amizon