Berita :: GLOBALPLANET.news

H Iskandar, SE (menggunakan games putih) saat menghadiri acara di salah satu pondok pesantren. (Foto: Eko Saputra)

10 April 2018 18:25:47 WIB 153

OKI, GLOBALPLANET.news - Pengetahuan tentang agama yang dimiliki oleh Calon Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H Iskandar, SE membuat dirinya mendapatkan tempat tersendiri di lingkungan para ulama dan ustadz di Kabupaten OKI. Kedekatan ini pula yang membuat seolah tidak ada batasan antara dirinya dengan para ulama.

Bahkan, tidak hanya H Iskandar, SE, kedekatan dengan para ulama dan ustadz juga terlihat pada pasangannya H M Dja'far Shodiq atau yang akrab disapa H Shodiq. Kedekatan pasangan nomor urut 1 pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) OKI 2018 ini terlihat dari beberapa kegiatan keagamaan yang kerap dihadiri oleh keduanya.

Sekretaris Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten OKI, Suparjon Alihaq Al-Tsabit, MPdI menilai pengetahuan agama yang dimiliki oleh H Iskandar kerap terlihat pada saat Bupati OKI non aktif ini menyampaikan sambutan. "Beliau (H Iskandar) kerap mengeluarkan dalil-dalil terutama saat pembukaan yang cukup panjang dan yang disampaikan bukan itu-itu saja," katanya pada Selasa (10/4/2018).

Menurutnya, H Iskandar ini pandai menempatkan diri saat berada di tengah para ulama. Selain itu, dirinya bukan hanya dekat pada satu kelompok saja. "Semua dekat dengannya, bahkan seperti tidak ada batasan antara beliau dengan ulama dan ustadz, baik sebelum mencalonkan diri maupun setelah mencalonkan diri sebagai peserta Pilkada. Sehingga para ulama dan ustadz ini tidak segan membuka diri dengan beliau," ungkap Tsabit.

Bahkan menurutnya, H Iskandar sendiri sering berkonsultasi tentang agama dengan para ustadz ini. "Dengan siapapun beliau ini pandai menempatkan diri, dan ini sebagai sahabat bukan pejabat," ujarnya.

Tsabit menambahkan, pasangan H Iskandar SE dan H M Dja'far Shodiq merupakan pasangan yang pas, pasalnya kedua tokoh ini merupakan tokoh yang sangat dekat dengan para ulama dan Ustadz.

"Wakilnya, H Shodiq ini juga sangat dekat dengan ulama dan ustadz, dalam acara keagamaan beliau juga kerap diundang bahkan menjadi panitia bahkan pembicara dalam kegiatan tersebut," tambahnya.

"Ketika orang tidak begitu dekat dengan ulama dan ustadz, akan terlihat agak sulit beradaptasi secara alami, tetap akan kelihatan karakternya. Tapi keduanya ini berbeda, hal ini terlihat saat mereka berada dikalangan para ulama dan ustadz serta di lingkungan pesantren," sambungnya.

Menurut Tsabit, kepribadian kedua tokoh ini yang membuat para ulama dan ustadz senang dan merestui langkah mereka untuk melanjutkan pembangunan OKI.

Reporter : Eko Saputra Editor : M.Rohali