Berita :: GLOBALPLANET.news

Bupati Empat Lawang Syahril Hanafiah (Foto: Rody Hartono)

12 April 2018 12:35:19 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET.news - Kabupaten Empat Lawang turun peringkat ke-11 dalam tingkat kerawanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak. Sebelumnya Empat Lawang menempati peringkat ke-7 se-Indonesia.

“Betul, kita turun di peringkat ke-11 secara nasional dalam zero konflik atau tingkat kerawanan Pilkada Serentak,” ujar Bupati Empat Lawang Syahril Hanafiah, Kamis (12/4/2018).

Penurunan ini, menurut dia, kesadaran masyarakat Empat Lawang sudah mengalami peningkatan. “Dengan turunnya angka ini, artinya masyarakat kita sudah mulai sadar. Yang kita inginkan adalah Pilkada yang aman dan tidak ribut,” kata dia.

Masih dikatakan dia, dirinya bersama Polres dan Kodim setempat terus memberikan pemahaman dengan masyarakat untuk tidak mudah terpancing emosi dalam pesta demokrasi nanti.

“Kita juga turun bersama Polres (Empat Lawang) memberikan pemahaman kepada masyarakat di desa dan kecamatan,” kata dia lagi.

Sementara, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Empat Lawang, M Toha meminta semua pihak agar dapat menahan diri dari segala sesuatu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Dikatakannya, dalam suasana tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak seperti saat ini, menahan diri dari segala tindakan yang dapat memperkeruh suasana, adalah hal yang tepat dilakukan, agar pelaksanaan jalanya tahapan Pemilukada, dapat berjalan dengan baik.

“Kita semua tidak inginkan perpecahan antara sesama anak bangsa, hanya karena beda pilihan mendukung salah satu Paslon. Tentu saja saling menghargai atas pilihan masing-masing, itu penting dilakukan,” ungkapnya.

Dia pun cukup bersyukur, dari informasi yang diterima, Kabupaten Empat Lawang turun peringkat kategori rawan konflik Pilkada se-Indonesia. Sebelumnya berada di peringkat 7 nasional kategori rawan konflik pilkada, kini menempati posisi 11 kategori rawan konflik Pilkada se-Indinesia.

“Meski di tingkat Sumsel kita masih posisi pertama, namun ini merupakan sinyal bagus bagi kita semua,” jelasnya.

Kabupaten Empat Lawang sendiri, lanjut dia, memiliki karateristik unik. Meski berwatak keras, masyarakat di kabupaten ini, sangat terbuka terhadap hal-hal yang baru. Wilayah yang berbukit-bukit, jarak antara satu kampung ke kampung yang lain berjauhan, membuat sifat kesukuan masih tinggi.

“Namun, meski sifat kesukuan masih tinggi, masyarakat kita sangat terbuka dengan masyarakat lain. Ini karena daerah kita merupakan daerah perlintasan,” tandasnya.

Reporter : Rody Hartono Editor : Agus Rizal