Berita :: GLOBALPLANET.news

Surat perpisahan yang diduga ditulis tangan pacar Hengki berinisial DS. (Foto: Iis Devi Rahayu/GLOBALPLANET.nerws)

13 April 2018 13:00:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Pelarian Hengki Sulaiman (20), pelaku perampokan disertai pembunuhan terhadap sopir taksi online (taksol) Tri Widyantoro (44), berakhir di tangan petugas Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Pelaku didor polisi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Ironisnya, sang pembunuh dalam pelariannya diputus oleh pujaan hatinya yang diketahui berinisial DS. Hal ini terungkap dari surat yang ditemukan polisi saat penggerebekan di tempat persembunyiannya.

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara berujar, ada beberapa barang yang disita dari pelaku, salah satunya surat cinta dari pacar Hengki berinisial DS. Kapolda pun langsung membacakan surat tersebut di hadapan awak media.

“Dear mas Hengki Sulaiman. Tak ada kata-kata indah yang mampu kugoreskan tinta biru ini. Ya begitu kira-kira isi surat cinta dari pacar Hengki,” ujar Kapolda, saat menyampaikan secara resmi pengungkapan kasus perampokan disertai pembunuhan yang dilakukan langsung di kamar mayat RS Bhayangkara, Jumat (13/4/2018).

Dalam surat yang terdiri dari dua lembar tersebut, pacar pelaku menuliskan kalimat perpisahan dari hubungan asmara mereka. Serta di akhir surat tersebut, bertuliskan kalimat “salam manis dari kasihmu yang tercinta. Selain itu juga, dari kata-kata surat tersebut, pada paragraf terakhir surat itu bertuliskan”. “aku titipkan Al-Quran ini pada mu aku sangat mencintaimu dan menyayangimu, sampai jumpa lagi sayang ku”.

Lebih lanjut Zulkarnain menjelaskan, selain menemukan surat dari DS, pihaknya juga menemukan secarik kertas yang diduga tulisan tangan Hengki. Di dalam surat tersebut berisikan;

“neng kamu masih marah ya ma aku, yaudah terserah kamu kalau kamu masih marah ma aku, kalau itu mau kamu ya gpp koq, tapi jangan nyesel ya kalau aku tiada, kamu masih nanya aku ngomong apa, pikir aja sendiri mau mu gitu kalau gak sayang ngomong, kamu paling yang udah gak sayang ma aku, buktinya aku nanya dari kemarin kamu gak jawab satu pun pertanyaan ku gak kamu jawab, kamu seharusnya tau dong aku kayak gini, kamu emang gak sayang Ama aku lagi, yang gak sayang aku pa kamu ha...”

“Kita tidak mengetahui secara pasti surat tersebut kapan dikirimkan, tetapi kami menduga surat tersebut dikirimkan selama Hengki menjadi buronan polisi,” kata Kapolda.

Reporter : Adi Kurniawan Editor : Agus Rizal