Berita :: GLOBALPLANET.news

Jasad Stan (80) ketika ditemukan sudah dalam keadaan tewas dan mengapung di aliran sungai. (Foto: Ist)

13 April 2018 19:23:00 WIB

PALI, GLOBALPLANET.news - Warga Desa Persiapan Marga Mulia, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengenakan baju kaos dan celana pendek hijau mengapung di aliran sungai dalam kebun milik warga setempat.

Dari informasi yang diperoleh GLOBALPLANET.news, sosok mayat yang ditemukan pada Kamis (12/4/2018) tersebut diketahui bernama Stan (80), warga Dusun III, Desa Persiapan Marga Mulia. Korban ditemukan oleh anaknya sendiri yang bernama Ayat (25). 

Menurut keterangan Ayat, dirinya memang merasa curiga lantaran ayahnya (korban,red) sudah sepekan terakhir ini berada di kebun dan tidak pulang kerumah.

"Ayah saya memang biasa bermalam di kebun sendirian, dan sering pulang kerumahnya. Namun, setelah seminggu ayah saya tidak pulang-pulang, hingga akhirnya saya berniat untuk menyusul ke kebun," ujarnya, Jum'at (13/4/2018).

Saat melintasi di pinggiran sungai, Ayat melihat sesosok mayat yang mengapung. Merasa penasaran, akhirnya dia mencoba melihat dan mendekati sosok yang mengapung tersebut. Ternyata benra, sosok yang mengapung tersebut ternyata adalah jasad ayahnya sendiri.

"Setelah itu saya menelepon Kepala Desa untuk meminta pertolongan, akhirnya warga bersama polisi ramai-ramai datang ke lokasi dan langsung mengevakuasi jasad ayah saya. Setelah itu langsung kami bawa pulang ke rumah untuk dikebumikan," terang Ayat.

Menurut dia, ayahnya memang mengidap penyakit asma, dan diperkirakan saat itu penyakitnya kambuh. 

"Ayah memang punya penyakit asma, dan mungkin saat itu kambuh hingga ayah jatuh ke pinggir sungai," ucapnya.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Penukal Utara, Iptu Alpian, membenarkan kejadian penemuan jasad tersebut. Namum, pihaknya tidak bisa memberikan keterangan banyak, sebab pihak keluarga enggan untuk dilakukan otopsi.

"Tidak ada bekas luka sajam maupun pukulan, hanya saja kondisi jasad sudah mulai membusuk. Karena keluarga menerima dengan ihklas, dan tidak meminta dilakukan visum, jadi kita tidak mengetahui sudah berapa lama korban meninggal," terangnya.
 

Reporter : Eko Jurianto Editor : Amizon