Berita :: GLOBALPLANET.news

Warga Desa Sungai Ceper menyerahkan tiga pucuk senpira pada anggota TNI. (Foto: Ist)

14 April 2018 08:26:00 WIB

OKI, GLOBALPLANET.news - Setelah peristiwa penembakan terhadap korban Deri (37), warga Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) hingga tewas, Selasa (10/4/2018) sore, yang dilakukan dua kakak beradik, Landi (35) dan Yen (31), juga warga Desa Sungai Ceper.

Maka, prajurit TNI dari Kodim 0402 OKI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 101 tahun 2018 di desa tersebut mengimbau kepada warga untuk menyerahkan senjata api rakitan (senpira) milik mereka.

Alhasil, himbauan itu ditanggapi warga. Sedikitnya ada 3 orang warga Desa Sungai Ceper datang ke Poskodaltis TMMD ke 101 Kodim 0402/OKI yang berada di Kampung III desa tersebut, untuk menyerahkan senpira milik mereka.

Penyerahan 3 pucuk senpira kepada Satgas TMMD ke 101 Kodim 0402/OKI oleh warga Desa Sungai Ceper dilakukan sekira pukul 13.30 Wib, dan diterima langsung Danramil 402-09/Mesuji Kapten Inf Jauhari melalui personelnya.

Dandim 0402/OKI, Letkol Inf Seprianizar, S.SOs didampingi Danramil 402-09/Mesuji, Kapten Inf Jauhari saat dikonfirmasi mengatakan, 3 orang tokoh masyarakat Desa Sungai Ceper yang menyerahkan senpira adalah Biung alias Seria (69), Subri (54) dan Mail (56) Warga Kampung V.

“Ketiga pucuk senpira itu jenis revolver, 2 pucuk dengan isian amunisi kaliber 9 mm dan 1 pucuk dengan isian amunisi 5,5 mm. Penyerahan senjata tersebut atas kesadaran masyarakat sendiri,” ungkap Dandim, Sabtu (14/4/2018).

Ditambahkan Dandim, salah satu senpira yang diserahkan adalah senpira yang dipakai melakukan penembakan pada tanggal 11 April 2018, lantaran kesal akibat saudaranya terbunuh. Sementara lainnya merupakan senjata peninggalan dari orang tua yang sudah meninggal dan ada yang dari membeli.

Reporter : Eko Saputra Editor : M.Rohali