Berita :: GLOBALPLANET.news

Warga melintas dan melihat tumpukan sampah yang telah mengeluarkan aroma tak sedap di pinggi jalan Desa Pengabuan Timur, Kecamatan Abab, PALI. (foto: Eko Jurianto).

15 April 2018 18:23:57 WIB

PALI, GLOBALPLANET.news - Masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) masih terbiasa membuang sampah di sembarangan di pinggir jalan. Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang telah disiapkan di sejumlah desa diabaikan.

Karenanya, sampah menumpuk di pinggir – pinggir jalan di sejumlah desa. Aroma tak sedap menyambut warga yang melintas jalan - jalan desa. Semua ini karena warga yang sudah memiliki kebiasaan membuang sampah sembarangan dengan santai dan sadar melempar atau menumpuk sampah di pinggir jalan desa. 

Salah satunya di Desa Pengabuan Timur, Kecamatan Abab. Di jalan penghubung antara Desa Pengabuan dan Desa Prambatan dihiasi tumpukan sampah yang dibuang warga. Padahal TPS yang telah dibangun pemerintah desa setempat melalui dana desa jaraknya tidak begitu jauh dari lokasi yang menjadi kebiasaan warga membuang sampah.

Redi, salah satu warga setempat beranggapan bahwa lokasi TPS terlalu jauh dari jangkauan, sehingga warga memilih buang sampah di pinggir jalan sambil menuju ke kebunnya. "Memang kami ingin desa kami bersih, tapi TPS yang dibuat terlalu jauh. Kami ingin pemerintah desa maupun pemerintah daerah agar mencari solusi agar sampah rumah tangga tidak berserakan di pinggir jalan," pinta Redi.

Menanggapi hal itu, pemerintah desa setempat melalui mantan kepala desanya, Iskandar, telah berupaya menghilangkan kebiasaan warganya membuang sampah sembarangan. Dijelaskan mantan Kades itu bahwa selama dirinya menjabat, selain membangun TPS juga baru-baru ini telah membeli 60 tong sampah yang akan diletakkan di pinggir jalan di tengah pemukiman penduduk, agar kesadaran warga bisa meningkat.

"Di samping itu, kami juga telah menyiapkan mesin pengolah sampah. Jadi apabila ada sampah, bisa langsung diolah dan nantinya bisa menjadi tambahan penghasilan warga," ucap Iskandar, Minggu (15/4).

Untuk itu, Iskandar mengharapkan kerjasama semua masyarakat agar jangan membuang sampah sembarangan, karena pemerintah desa telah menyiapkan dari TPS, tong sampah sampai mesin pengolahan sampah.

"Memang saat ini TPS belum maksimal digunakan, karena warga menilai lokasi itu cukup jauh. Namun kedepan, alasan itu tidak lagi terjadi, sebab nantinya ada tong sampah diletakan di pinggir jalan dan ada petugas yang mengangkutnya ke TPS langsung diolah," tukas Iskandar.

Reporter : Eko Jurianto Editor : Taufiq Akbar 173