Berita :: GLOBALPLANET.news

Rapat paripurna DPRD OKI dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap LKPJ Bupati OKI tahun anggaran 2017, di Gedung DPRD OKI, Senin (16/4/2018). (foto: riko saputra)

16 April 2018 22:53:00 WIB

OKI, GLOBALPLANET.news - Sejumlah fraksi di DPRD OKI meminta proses renovasi rumah dinas (Rumdin) Bupati OKI diawasi secara ketat dengan membentuk tim pengawasan. Permintaan ini disampaikan dalam rapat paripuran dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap LKPJ Bupati OKI tahun anggaran 2017, di Gedung DPRD OKI, Senin (16/4/2018).

Proses renovasi atau perbaikan Rumdin menjadi sorotan karena peristiwa ambruknya atap yang baru selesai dikerjakan kontraktor. Seperti disampaikan

Fraksi Hanura melalui juru bicaranya Devid. Menurutnya, program yang dilaksanakan Pemkab sudah sesuai dengan cita-cita Kabupaten OKI untuk menuju kabupaten OKI yang Mandira, namun dirinya tidak menampik ada beberapa hal yang perlu lebih ditingkatkan.

"Seperti pada pembangunan infrastruktur, salah satunya renovasi rumah dinas bupati. Kami berharap baik pemerintah dan instansi terkait melakukan dengan baik dan meningkatkan pengawasan agar tidak mengakibatkan hal yang tidak diinignnkan tidak terjadi lagi," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Jubir Fraksi Demokrat, Ahmad Mahidin. Menurutnya, selain bidang infrastruktur, ada juga masalah keamanan yang juga harus lebih ditingkatkan. "Secara umum, kami menyetujui LKPJ Bupati, karena cukup banyak mengalami kemajuan. Terkait masukan-masukan dan saran agar dapat dicermati dan dibahas bersama dengan OPD terkait," katanya.

Sementara Plt Bupati OKI HM Rifai SE menegaskan, perbaikan memang harus segera dilakukan dan semuanya tanggung jawab pemborong. "Hasil pemeriksaan sudah ada, dan ini masih bergaransi sehingga akan segera diperbaiki. Kami tidak ingin berlama-lama untuk minta perbaiki meskipun dalam garansi," katanya.

Sementara itu, Kuasa Pengguna Anggaran rehab Rumdin bupati, H Okta mengatakan, renovasi Rumdin Bupati OKI yang roboh 27 Februari lalu akan segera dimulai. Menurutnya, renovasi yang akan dikerjakan mulai Rabu (18/4) mendatang dijadwalkan akan memakan waktu selama dua bulan. "Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sudah keluar, dan pihak pemborong sebagai penanggung jawab sudah bersiap untuk melaksanakan perbaikan. Mereka sudah menyiapkan tukang dan Rabu (18/4) mulai bekerja," ungkapnya.

Meski semua perbaikan merupakan tanggung jawab pemborong, tapi pihaknya akan melakukan pengawasan selama proses perbaikan, karena kerusakan yang dialami juga sudah diteliti tim investigasi independen.

Selain Renovasi, beberapa peralatan lainnya seperti kursi, lemari dan benda lainnya yang merupakan aset pemkab OKI juga akan diganti. Dirinya berharap, rehab rumah ini dapat selesai sebelum Bupati OKI (non aktif), H Iskandar SE selesai menjalani masa cuti kampanye Pilkada OKI 2018.

Reporter : Riko Saputra Editor : Taufiq Akbar 246