Berita :: GLOBALPLANET.news

Salah satu akses jalan yang rusak dalam wilayah Kecamatan Muaro Jambi. (Foto: Ist)

30 April 2018 08:33:26 WIB 76

JAMBI, GLOBALPLANET.news - Buruknya infrastruktur jalan, menjadi salah satu kendala bagi petani sawit untuk mengangkut hasil panennya. Bahkan, aktivitas perekonomian masyarakat yang berada di dalam area perkebunanpun ikut lumpuh.

Seperti akses jalan di sembilan desa dalam Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, diantaranya Desa Bukit Jaya, Desa Adipura Kencana, Desa Tanjung Lebar, Desa Tanjung Sari, Desa Bukit Subur, Desa Tanjung Mulia, Desa Ujung Tanjung, dan Desa Tanjung Mandiri. 

Dilansir infosawit.com, Senin (30/4/2018), akibat kondisi tersebut,  warga yang menggantung hidup bekerja sebagai petani sawit harus menanggung kerugian yang cukup besar.

Sebab, buah kelapa sawit yang mereka panen sudah mulai membusuk lantaran infrastrukur jalan yang semakin rusak parah membuat masyarakat kesulitan untuk segera menjual hasil panennya. 

"Kami rakyat kecil yang berkeja sebagai petanis sawit, kendaraan tidak bisa lewat dan kami tidak bisa menjual hasil panen," kata Yana Hendrayana, salah seorang warga di Kecamatan Bahar selatan.

Menurut Yana, kejadian ini sudah sering terjadi, dan pada akhirnya membuat petani sawit gagal menjual hasil panennya. Akibatnya, buah busuk karena tak bisa diangkut keluar. 

"Bahkan sudah banyak petani yang stop memanen, kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan yang hancur tersebut," tandasnya.

 

Reporter : - Editor : Amizon