Berita :: GLOBALPLANET.news

Bupati OKU Timur, Kholid Mawardi (baju putih)

04 Mei 2018 14:01:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET.news - Terkait dugaan tunggakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) untuk rogram Jaminan Sosial Kesehatan (Jamsoskes) belum juga selesai. Bahkan tunggakan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) OKU Timur mencapai Rp8.853.141.600.

Menanggapi ini, Bupati OKU Timur, Kholid Mawardi mengaku, Pemkab OKU Timur rutin membayar tunggakan tersebut untuk menalangi keterlambatan dari Pemprov Sumsel.

Namun, pihaknya berharap Pemprov Sumsel segera membayar kewajibannya kepada RSUD OKU Timur dengan harapan bisa meningkatkan pelayanan.

“Dengan belum dibayaranya tunggakan Pemprov Sumsel ini, tentu akan berpengaruhi kinerja rumah sakit. Mengingat biaya yang masih menjadi kewajiban Pemprov sangat besar,” ungkapnya, Jumat (4/5/2018).

“Dengan tunggakan sebesar itu, tentu saja secara tidak langsung mengganggu operasional dan pelayanan kepada masyarakat jika tidak segera dibayar, tapi kita tetap berusaha melakukan pelayanan semaksimal mungkin,” tambah Direktur RSUD OKU Timur, Sugi Hartono.

Menurutnya, tunggakan tersebut merupakan tunggakan obat sampai dengan Desember 2017. Rinciannya, 2015 sebesar Rp1.875.785.000, 2016 sebesar Rp3.051.429.000 dan 2017 sebesar Rp3.004.168.600.

“Kita cukup kerepotan untuk mencukupi kebutuhan dana pembelian obat, tunjangan dokter spesialis, jasa medis dokter dan perawat dan masih banyak lagi. Bahkan dokter spesialis yang sudah bekerja sejak 2015 hingga saat ini pembayaran jasanya masih tertunggak,” tuturnya.

Dia berharap, Pemprov Sumsel segera membayar tunggakan Jamsoskes agar pelayanan di RSUD OKU Timur tidak terganggu terutama tentang obat - obatan.

“Harapan kita tentu saja segera dibayar supaya obat bisa lancar, dokter bisa tersenyum, jasa medis bisa dibayar dan pelayanan tidak terganggu,” katanya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : Agus Rizal 736