Berita :: GLOBALPLANET.news

Pasangan IDAMAN saat kampanye dialogis di Dusun Gunung Agung Lama, Minggu (13/5/2018) malam. (Foto: Ist)

14 Mei 2018 12:21:00 WIB

PAGARALAM, GLOBALPLANET.news - Di era emansipasi wanita banyak melahirkan sosok pemimpin dari kalangan kaum hawa, mulai dari memimpin perang, daerah, hingga negara. Ini menunjukkan bahwa wanita mampu menjadi seorang pemimpin.

"Jadi, Buk Ida boleh menjadi pemimpin di Kota Pagaralam (Wali Kota). Apalagi hak untuk menjadi Wali Kota dilindungi Pancasila dan UUD 1945," kata Tokoh Masyarakat Pagaralam, H Dimyati Rais, dalam kampanye dialogis Paslon Wali Kota dan Wawako Pagaralam, Hj Ida Fitriati Basjuni-Armansah (IDAMAN) di Dusun Gunung Agung Lama, Kelurahan Agung Lawangan, Minggu (13/5/2018) malam. 

Oleh karena itu, kata Ketua DPD Muhammadiyah Pagaralam ini, masyarakat jangan terpancing dengan isu wanita tidak boleh menjadi pemimpin. Karena sudah banyak pemimpin wanita yang berhasil memajukan daerahnya.

"Saya melihat Kota Pagaralam sejak dipimpin Hj Ida Fitriati Basjuni sebagai Wali Kota priode 2013-2018, sudah banyak kemajuan. Jadi, ia layak untuk kembali melanjutkan pembangunan Pagaralam lima tahun kedepan," ujarnya.

Senada dikatakan Tokoh Agama Pagaralam, H Burmawi, isu bahwa wanita tidak boleh menjadi seorang pemimpin jangan sampai jadi alasan untuk menghambat upaya memajukan Kota Pagaralam. 

"Kami melihat Buk Ida adalah sosok yang konsen membangun Pagaralam, mulai dari bangunan fisik, sampai membangun akhlak. Hal ini terbukti dari pembatasan Organ Tunggal (OT), dan Peraturan Wali Kota (Perwako) tentang baca tulis al-qur'an," ungkapnya.
 

Reporter : Yayan Darwansyah Editor : Amizon 198