Berita :: GLOBALPLANET.news

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. Foto: (Ist)

15 Mei 2018 15:24:22 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Dua pelaku terduga teroris yang tertangkap, Senin (14/5/2018) kemarin, masih dalam penyelidikan intensif pihak Polda Sumsel hingga sekarang. Terungkap bahwa dua terduga ini masih ada kaitannya dengan jaringan teroris peristiwa Mako Brimob yang lalu.

Data terungkap terduga datang ke Palembang untuk menemui seorang dosen. Selasa, (15/5/2018) dalam keterangan persnya, Kapolda Sumsel buka suara perihal dosen yang hendak ditemui dua terduga teroris.

Saat dijumpai awak media Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan perkembangan saat ini tentang tujuan kedua terduga teroris menemui dosen yang ada di Palembang.

"Sejauh ini dia (terduga) hanya mengatakan tujuan mereka menemui dosen tersebut adalah membayar utang dan meminta maaf karena terduga pernah berjanji akan menikahi anaknya," katanya.

Kemudian Kapolda menegaskan pengakuan terduga belum bisa dipercaya, jadi yang akan menjawabnya adalah bukti-bukti dan fakta yang dikumpulkan setelah dilakukan penyelidikan.

Lanjutnya untuk informasi lain belum bisa disimpulkan dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. ”Kalau soal perkembangan lainnya ya kami masih mengumpulkan bukti-bukti terlebih dahulu," jelasnya.

Diketahui, kedua Terduga ini bernama Ari Hartanto (39) dan Hengki Satria alias Abu Ansor (37) yang berasal dari Riau Pekanbaru.

Kapolda memohon dukungan dari Densus 88 anti teror Mabes Polri untuk terus memonitoring pergerakan sel-sel teroris yang ada di Sumatera Selatan, karena mengingat sebentar lagi akan digelar Asian Games di Palembang. Agar teroris ini tidak beraksi saat pelaksanaan Asian Games.

Reporter : Rachmad Kurniawan Putra Editor : Juliandi 362