Berita :: GLOBALPLANET.news

Nasrulah (29) nekat bunuh diri dengan menggantung diri lantaran depresi ditinggal anak istrinya, Senin malam (14/5/2018). Foto: (Hardoko Susanto)

15 Mei 2018 16:47:00 WIB

PRABUMULIH, GLOBALPLANET.news - Sesosok mayat pria tewas tergantung di sebuah rumah berdinding papan di Dusun 3, Desa Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, pada Senin (14/5/2018) malam, sekitar pukul 20.30 WIB.

Pria tewas gantung diri tersebut diketahui sebagai Nasrullah (29), ia diduga nekat memilih jalan pintas. Lantaran, cukup lama depresi karena ditinggal anak dan istrinya.

Penemuan mayat yang tergantung di dalam rumah menggunakan seutas kain gendongan tersebut, membuat heboh dan geger warga setempat.

Informasi yang dihimpun GLOBALPLANET.news, kejadian tersebut pertama kali diketahui Idris Faisin (29), tetangga korban. Kepada petugas kepolisian, ia menuturkan, sekitar pukul 20.30 WIB, baru saja pulang mengantar anaknya jalan-jalan PAUD dari Palembang.

Setiba di rumah, ia melihat lampu rumahnya tidak menyala. Kemudian ia memanggil korban berkali-kali, tetapi tidak ada jawaban, dan lalu membuka pintu rumah korban dengan paksa.

"Ketika saya pulang dari Palembang, sehabis antar anak jalan-jalan. Saya lihat lampu di rumahnya mati, dipanggil-panggil tanpa ada sautan," jelasnya kepada petugas.

Alangkah terkejutnya, begitu membuka pintu dan menghidupkan lampu di rumah Nasrulah. Idris mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung di dalam rumah dengan leher tercekik kain. Kemudian ia memanggil tetangga untuk meminta bantuan, dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

"Karena dipanggil tak ada jawaban, saya membuka paksa pintu rumahnya. Saat saya masuk dan menghidupkan lampu, saya terkejut melihat keadaan Nasrullah tewas gantung diri," akunya.

Kepada petugas, Idris menuturkan, kalau sejak ditinggal pergi anak istrinya. Nasrulah yang berprofesi sebagai petani mengalami depresi. Diduga, itulah yang menjadi penyebab dirinya mengakhir hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan kain yang dikaitkan ke kayu langit-langit rumahnya.

“Depresi yang dialami korban sempat diobati dan menjalani perawatan di RSUD," tukasnya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk, SIK MH, melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hernando, SH MSi, membenarkan kalau dugaan sementara informasi dari saksi yang pertama kali menemukan korban dan keluarganya, meninggal gantung diri lantaran depresi ditinggal anak istrinya yang minggat dari rumahnya.

"Jasad sudah dievakuasi dan diurus oleh keluarganya, penyebab kematiannya depresi karena ditinggal anak istrinya. Selain itu ditemukan surat keterangan atau surat dari RS Ernaldi Bahar Palembang. Kalau korban adalah salah satu pasien yang tengah menjalani perawatan,” kata Nando sapaan akrabnya.

Reporter : Hardoko Susanto Editor : Juliandi 986