Berita :: GLOBALPLANET.news

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. Foto: (Ist)

15 Mei 2018 20:27:47 WIB

SURABAYA, GLOBALPLANET.news - Terkait soal terorisme yang terjadi secara berurutan baru-baru ini mendesak parlemen untuk merevisi undang-undang terorisme yang dipinta langsung oleh Presiden Joko Widodo. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo langsung menyambut dan mendukung penuh.

Ia menegaskan RUU Anti Terorisme segera disahkan pada masa sidang DPR RI di bulan Mei ini. Meski demikian, ia meminta pemerintah satu suara dalam pembahasan finalisasi revisi UU Terorisme di DPR.

"Presiden minta RUU Anti Terorisme selesai paling lambat bulan Juni. Kami di DPR RI menegaskan siap untuk ketuk palu di bulan Mei ini. Tinggal pemerintah menyelesaikan masalah di internalnya agar satu suara dalam menyikapi revisi UU Anti Terorisme ini,” ujar Bamsoet usai meninjau lokasi ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018).

Lanjutnya seperti dilansir dari laman dpr.go.id, ia juga meminta aparat Kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya harus mampu bertindak tegas tanpa takut melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Aparat Kepolisian harus menyusup masuk ke dalam sel-sel kelompok teroris.

Tanpa perlu menunggu teroris melancarkan aksi teror, aparat Kepolisian bisa langsung menangkap dan memeriksa jika dirasa ada dugaan kuat dan bukti yang cukup.

“Kepentingan bangsa dan negara harus didahulukan. Kalau ada pilihan antara HAM atau menyelamatkan masyarakat, bangsa dan negara, saya akan memilih menyelamatkan masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Soal HAM, kita bahas kemudian. Terbukti kita proses hukum, tidak terbukti dilepaskan. Jangan kasih ruang bagi teroris untuk berlindung dibalik nama HAM,” tandas Bamsoet.

Reporter : - Editor : Juliandi 149