Berita :: GLOBALPLANET.news

Tersangka Ahmad Fahmi, yang nekat menghabisi nyawa istrinya Siti Sunarti. (Foto: Ist)

16 Mei 2018 13:18:47 WIB 722

OKUT, GLOBALPLANET.news - Hingga kini penyidik Sat Reskrim Polres OKU Timur, masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Ahmad Fahmi (36) warga Desa Rasuan Baru, Kecamatan Madang Suku II, OKU Timur yang tega menghabisi nyawa istrinya Siti Sunarti (35).

Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tangjaya melalui Kasat Reskrim, AKP Faisal P Manalu mengatakan, bahwa penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap tersangka. Saat diperiksa penyidik, tersangka bisa menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan oleh penyidik.

“Semua pertanyaan penyidik bisa dijawab, dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku nekat menghabisi nyawa isterinya karena ada masalah pribadi dalam keluarga,” katanya, Rabu (16/5/2018).

Saat ini penyidik belum bisa menyimpulkan apakah tersangka mengalami gangguan jiwa maupun tidak. Karena untuk menyimpulkan itu dibutuhkan pemeriksaan dan keterangan dari dokter kejiawaan.

“Nanti akan kita periksa lebih dulu kejiwaan tersangka di rumah sakit jiwa. Kita tidak bisa memastikan tersangka mengalami gangguan jiwa maupun tidak karena hanya dokter yang bisa menyimpulkanya,”ungkapnya.

Sementara menurut Kades Rasuan Baru, Busroni menambahkan tersangka sejak lima tahun, mengalami gangguan jiwa tapi hanya sewaktu-waktu bisa kambuh. Sejak sekitar lima tahun terakhir tersangka mengalami gangguan jiwa dan sudah terus berobat.

“Memang sudah sekitar lima tahun warga saya ini mengalami gangguan jiwa tapi hanya sewaktu-waktu kambuh,”ujarnya.

Untuk diketahui, tersangka tega menghabisi nyawa istrinya dengan cara menggorok lehernya. Akibat perbuatan sadis tersangka, korban mengalami luka gorok di leher lehernya dan tubuhnya terlihat mandi darah di dalam rumah.

Peristiwa berdarah yang membuat warga desa tempat gempar ini terjadi pada Selasa (15/5/2018) sekira pukul 09.00 Wib. Saat kejadian situasi desa sedang sepi, karena masyarakat desa sedang melakukan aktifitas sehari-hari. Namun situasi sontak berubah setelah adanya peristiwa pembunuhan ini. Warga setempat tidak menyangka jika pelaku nekat menghabisi isterinya secara sadis.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali