Berita :: GLOBALPLANET.news

Tampak petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan sisa-sisa api dari puing-puing rumah warga yang hangus terbakar, Kamis (17/5/2018). (Foto: Rachmad Kurniawan Putra)

17 Mei 2018 14:58:51 WIB 198

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Belasan rumah di tepi Sungai Musi dalam dua RT, yakni RT 11 dan 8 di Jalan Aiptu A Wahab, Kecamatan SU I Palembang, Kamis (17/5/2018), sekitar pukul 09.30 WIB pagi, ludes dilahap si jago merah.

Meski warga dibantu petugas pemadam kebakaran telah berupaya menjinakan api, namun warga tetap tidak bisa menyelamtkan harta benda milik mereka, lantaran api dengan cepat merambat dan membesar. 

Menurut Ketua RT 8, Emil, api pertamakali muncul dari rumah salah seorang warga RT 11 yang sudah lama tak dihuni alias kosong. 

"Rumah itu milik Pak Saparudin, dan sudah lama kosong. Diduga terjadi konsleting listrik di rumah itu, tetapi tidak ada yang mengetahuinya," ujarnya ketika diwawancari di lokasi kejadian. 

Kemudian, lanjutnya, tiba-tiba muncul api dan langsung membesar karena ditiup oleh angin yang cukup kencang. Akibatnya, sekitar 16 rumah milik warga di dua RT hangus terbakar.

"Rumah di RT saya (8) ada delapan rumah yang terbakar, semuanya rata-rata rumah panggung," katanya.

Hasim, salah satu korban dari RT 8 mengungkapkan, tidak ada satupun harta benda atau barang berharga miliknya selamat dari musibah kebakaran tersebut. "Semua isi rumah saya habis terbakar," ucapnya. 

Dia juga membenarkan, jika api pertama kali berasal dari rumah Pak Saparudin yang berada persis di pinggir sungai. 

"Rumah dia (Saparudin) kosong, dan tadi kami dobrak paksa pintunya, agar bisa menyelamatkan barang-barang milik tuan rumah," terangnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sekitar 30 menit setelah api berkobar, baru datang 6 unit mobil pemadam kebakaran. Api baru bisa dipadamkan setelah dua jam petugas bersama warga berjibaku melakukan pemadaman. 

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
 

Reporter : Rachmad Kurniawan Putra Editor : Amizon